Ketrosden Triasmitra Catatkan Obligasi di Bursa Efek Indonesia

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 11 Januari 2021 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 278 2342385 ketrosden-triasmitra-catatkan-obligasi-di-bursa-efek-indonesia-BgW8GRKgXK.jpeg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - PT Ketrosden Triasmitra mencatatkan Obligasi I Tahun 2020. Perusahaan yang bergerak dalam bidang pembangunan, penjualan dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi kabel fiber optik ini menilai obligasi merupakan tonggak penting bagi Triasmitra Group maupun sektor telekomunikasi dan penunjang infrastruktur di Indonesia pada umumnya.

Perusahaan dengan pengalaman selama 26 tahun di sektor telekomunikasi ini menawarkan obligasi dengan nilai emisi sebesar Rp583 miliar dan terdiri atas dua seri yaitu Seri A dan Seri B, yang memiliki tenor masing-masing tiga dan lima tahun. Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan idAAAcg (Triple A; Corporate Guarantee) atas Obligasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Baca Juga: Awal 2021, Sri Mulyani Jual Surat Utang Berbentuk Dolar dan Euro

CEO Triasmitra Group, Titus Dondi mengatakan penawaran umum Obligasi ini adalah salah satu langkah pendanaan strategis yang dilakukan Triasmitra untuk pengembangan bisnis setidaknya untuk lima tahun ke depan.

"Obligasi ini akan ditawarkan kepada calon investor melalui pihak penjamin pelaksana emisi (underwriter) dalam hal ini PT Indo Premier Sekuritas," ujar Titus dalam keterangan tertulis, Senin (11/1/2021).

 

Titus menambahkan, dana yang diperoleh dari penawaran umum Obligasi akan digunakan untuk pelunasan pinjaman terkait proyek penggelaran jalur kabel fiber optik Jayabaya (Jakarta-Surabaya) dan Damai (Medan-Dumai). Selain itu, dana Obligasi akan digunakan untuk investasi barang modal, dan pengembangan bisnis pemeliharaan kabel fiber optik yang prospek ke depannya semakin positif.

Saat ini Triasmitra mengendalikan (melalui kepemilikan mayoritas) dua entitas anak yaitu PT Triasmitra Multiniaga Internasional (TMI) dan PT Jejaring Mitra Persada (JMP). TMI bergerak dalam bisnis pemeliharaan kabel fiber optik dengan menawarkan layanan pemeliharaan secara preventif melalui monitoring dan patroli baik kabel laut maupun darat. Selain itu, TMI menyediakan layanan pemeliharaan secara korektif melalui perbaikan kabel yang rusak. Sedangkan JMP berfokus pada bisnis pengembangan kegiatan penggelaran kabel fiber optik di berbagai wilayah di Indonesia.

“Adapun yang menjadi kelebihan dari Obligasi Ketrosden Triasmitra I Tahun 2020 adalah adanya penanggungan penuh dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF), lembaga dana perwalian atau Trust Fund dari Asian Development Bank (ADB) secara tanpa syarat dan tidak dapat dibatalkan," kata dia.

Selain itu, dengan adanya penanggungan penuh dari CGIF yang mencakup penjaminan pembayaran pokok dan bunga Obligasi ini, dana yang akan diinvestasikan calon investor untuk membeli Obligasi Ketrosden Triasmitra I Tahun 2020 akan lebih aman dan terlindungi.

Di tengah kondisi ekonomi nasional yang terdampak pandemi dan pembatasan sosial, penawaran umum Obligasi oleh Triasmitra yang didukung oleh CGIF ini diharapkan dapat memberikan momentum bagi sektor telekomunikasi dan penunjang infrastrukturnya di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini