Ada Anggota DPR Tolak Divaksin Covid-19, Begini Reaksi Bos Bio Farma

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2021 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 320 2344451 ada-anggota-dpr-tolak-divaksin-covid-19-begini-reaksi-bos-bio-farma-PfOxEY8kdp.jpg Covid-19 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir menegaskan bahwa vaksin Covid-19 asal Sinovac tidak memiliki efek samping, apalagi sampai melumpuhkan organ tubuh manusia.

Pernyataan itu dilontarkan dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR pada Kamis (14/1/2021).

Hal itu sekaligus merespons pernyataan yang disampaikan salah satu anggota Komisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Ribka Tjiptaning.

Baca Juga: Ribka Tjiptaning Tolak Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan PDIP 

Dalam RDP hari ini, Honesti menyebut, perkara lumpuh yang pernah dialami oleh sejumlah orang di Suka Bumi, Jawa Barat, usai mendapatkan vaksin polio pada 2005 silam bukanlah kesalahan bahan vaksin yang digunakan. Namun, perkara itu karena adanya kenaikan (outbreak) virus baru yang dibawa oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri ke Indonesia.

"Perlu kami jelaskan juga terkait ada kejadian di 2005 di mana yang isunya ada yang setelah di vaksin polio lumpuh. Sebenarnya informasinya tidak seperti itu bu Ribka," kata Honesti.

"Jadi, ada outbreak polio di 2005 itu di desa di daerah Sukabumi. Outbreak itu terjadi bukan karena strain polio yang ada di Indonesia, tetapi ada strain asing yang dibawa dari luar oleh TKI Indonesia yang pulang kampung," lanjut dia.

Meski begitu, virus tersebut segera ditangani oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Kesehatan, dan Bio Farma dengan melakukan program vaksinasi nasional. Hasilnya, hingga saat ini tidak lagi ditemukan kasus polio di Indonesia.

Sebelumnya Ribka Tjiptaning menolak untuk divaksinasi, di mana, dia lebih memilih membayar denda daripada disuntik vaksin Covid-19.

"Saya tetap tidak mau divaksin, maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin. Saya sudah 63 (usia) nih, mau semua usia boleh, tetap, di sana pun hidup di DKI semua anak-cucu saya dapat sanksi Rp5 juta, mending gue bayar, mau jual mobil, kek," ujar Ribka dalam Rapat kerja beberapa hari lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini