Ada Platform Dagang Online, UMKM Kini Bisa Mejeng di China hingga Taiwan

Ferdi Rantung, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2021 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 455 2344431 ada-platform-dagang-online-umkm-kini-bisa-mejeng-di-china-hingga-taiwan-Z8v8rZlMt6.jpg Mendag Luncurkan Platform Dagang Digital IDNStore. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meluncurkan platform dagang digital Indonesia Store (IDNStore) untuk mendorong penetrasi produk Indonesia, khususnya produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ke Tiongkok, Hongkong dan Taiwan.

“Sudah saatnya seluruh UKM Indonesia yang berorientasi ekspor mengoptimalkan pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan kinerja ekspornya. Percepatan penggunaan teknologi telah terbukti menjadi salah satu alat yang efektif dan efisien untuk mempromosikan produk ekspor, termasuk sisi penyediaan data dan informasi sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis,” ujar Mendag Lutfi dala peluncuran IDNStore dilakukan secara virtual, Kamis (14/1/2021).

Baca Juga: UMKM Tulang Punggung Ekonomi, Luhut Targetkan 6 Juta Usaha Baru Setiap Tahun

IDNStore merupakan platform dagang digital dengan menggunakan tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Platform tersebut diharapkan dapat memungkinkan transaksi secara bisnis-ke-bisnis (B2B) maupun bisnis-ke-konsumen (B2C) antara pelaku usaha Indonesia yang terdaftar dengan calon pembelinya di negara-negara tersebut.

Selain itu, platform ini juga menyediakan fitur pameran virtual secara langsung (live e-exhibition) dan kode QR yang mendukung kegiatan promosi virtual. Ribuan produk Indonesia dengan berbagai kategori dari lebih dari 1000 pelaku usaha telah ditampilkan di IDNStore. Produk-produk tersebut di antaranya produk pertanian, hasil laut, produk otomotif, makanan dan minuman, pakaian, produk kesehatan dan kecantika, produk kerajinan, serta dekorasi rumah.

Baca Juga: MenKop Teten: Bantu Bertahan saat Pandemi, Belanja Sehari-hari di UMKM

Menurut Mendag Lutfi, beberapa permasalahan yang dihadapi UKM, antara lain keterbatasan kapasitas produksi, modal, sumber daya manusia, kemampuan dalam pemenuhan standar, serta keterbatasan dalam pemasaran produk.

“Promosi secara digital merupakan salah satu solusi yang dapat membantu UKM dalam memasarkan produknya, khususnya di tengah pandemi Covid-19,” tegasnya.

Sejumlah capaian telah dihasilkan melalui platform IDNStore, antara lain investasi perkebunan buah naga dan pisang di Indonesia dengan tujuan ekspor ke pasar Tiongkok, Jepang, Arab Saudi, dan Persatuan Emirat Arab (Uni Emirat Arab/UEA).

Sebagai proyek percontohan, telah disepakati lahan seluas 30 hektare di Sulawesi Selatan dari total 1500 hektare yang disediakan untuk perkebunan tersebut. Selain itu, melalui IDNStore sebanyak tiga UKM Indonesia berhasil melakukan ekspor perdana produk makanan ke Hongkong pada 7 Desember 2020 lalu. Pelepasan ekspor perdana tersebut dikawal Konsul Perdagangan Hongkong.

“Selain mengoptimalkan upaya penetrasi pasar ke kawasan Tiongkok dan sekitarnya, platform ini juga berperan sebagai inkubator sekaligus pijakan (benchmark) bagi UKM Indonesia untuk menyasar pasar-pasar ekspor di kawasan lain,” tandasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini