PPKM Diperpanjang Percepat Pemulihan Ekonomi, Ini Penjelasannya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 320 2348981 ppkm-diperpanjang-percepat-pemulihan-ekonomi-ini-penjelasannya-N2N0dcq0M2.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Keputusan pemerintah memperpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sebagaian wilayah Jawa-Bali hingga 8 Februari dinilai akan mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia. Hal ini karena kebijakan tersebut bisa mengurangi angka kasus baru Covid-19 di Tanah Air.

"Jadi menurut saya pertimbangan PPKM memang bukan ekonomi tetapi lebih kepada penanggulangan pandemi yang bila bisa dilakukan cepat maka membantu pemulihan ekonomi," kata Direktur Riset CORE Piter Abdullah kepada Okezone, Jumat (22/1/2021).

 Baca juga: PPKM Kembali Diperpanjang, Berikut Sejumlah Aturannya

Dia menyebut, ketika pemerintah mulai serius melakukan penanganan wabah, maka nantinya akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Semakin cepat pandemi ditanggulangi semakin cepat ekonomi bisa pulih," ujarnya.

 Baca juga: Tambah Ruang ICU Pasien Covid-19, Menko Airlangga Colek Menkes

Menurut dia, kini kalangan pebisnis pemikirannya harus segera diubah. Sebab, yang membuat bisnis mengalami kelesuan itu bukan PPKM, melainkan karena Covid-19 menjadikan minat beli masyarakat rendah.

"Harus diubah mindset, bukan PPKM yg membuat dunia usaha merugi. Memang di tengah pandemi dunia usaha pada umumnya merugi. Pandemi, bukan PPKM, yang membuat perekonomian menurun," kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakukan PPKM dari tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Namun ada salah satu ketentuan yang berubah dalam PPKM yang kedua kali ini yakni jam operasi mall dan restoran juga diperpanjang.

“Dan terhadap pembatasan kegiatan yang diatur ada perubahan yaitu di sektor mal dan restoran. Di mana mall dan restoran yang dalam pembatasan kemarin maksimal jam 7 karena ada beberapa daerah yang agak flat, maka ini diubah menjadi sampai dengan jam 8 malam,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Presiden, Kamis (21/1/2021).

Sementara untuk ketentuan lainnya, Airlangga mengatakan tetap berlaku seperti PPKM saat ini. Diantaranya untuk sektor perkantoran tetap 75% work from home.

“Kemudian belajar mengajar tetap secara daring. Sektor esensial termasuk industri tetap 100% beroperasi,” ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini