PPKM Diperpanjang, Orang Kaya Masih Tahan Belanja Barang Mewah

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 320 2348985 ppkm-diperpanjang-orang-kaya-masih-tahan-belanja-barang-mewah-nL4LpkziKW.jpg PPKM Diperpanjang sampai 8 Februari. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali kembali diperpanjang selama 14 hari. Kebijakan itu terhitung mulai 26 Januari hingga 8 Febuari 2021.

Keputusan itu membuat sejumlah pengusaha gusar dalam menjalani bisnisnya karena waktu operasionalnya terbatas. Padahal, di tengah krisis ini minat beli masyarakat masih rendah, sehingga bisnis pun tetap akan mengalami penurunan.

"Di tengah pandemi sekarang ini, dibebaskan seperti apapun tetap saja dunia usaha akan mengalami penurunan atau kerugian," kata Direktur Riset CORE Piter Abdullah kepada Okezone, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga: PPKM Diperpanjang Percepat Pemulihan Ekonomi, Ini Penjelasannya

Dia menilai masyarakat kelas menengah ke atas masih akan menahan uangnya untuk berbelanja. Sebab, mereka lebih memilih menghabiskan waktu di rumah agar tak terkena Covid-19.

"Sebagian besar masyarakat khususnya kelompok menengah atas akan menahan konsumsi. Tidak keluar rumah, tidak belanja, khususnya belanja barang mewah," ujarnya.

Baca Juga: Ekonomi RI Masih Minus, Sri Mulyani: Tetap Lebih Baik

Menurut dia, bila pemerintah melonggarkan aktivitas usaha maupun sosial, maka itu pun tak akan berpengaruh positif kepada dunia usaha.

"Jadi meski pemerintah membebaskan dunia usaha sebebas-bebasnya, perekonomian tetap akan menurun. Dengan risiko terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang luar biasa," katanya.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani mengaku pasrah dengan keputusan yang diambil oleh pemerintah. Pasalnya, meski ditambah satu jam oprasional, tidak akan berdampak besar bagi pelaku usaha restoran dan mall.

“Ya jadi nanggung, karena bagi restoran dan mal itu ramenya saat jam 6 sore sampai jam 8 malam,” katanya kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (21/1/2021)

Dia menjelaskan, di mall dan restoran, jam rame pengunjung itu ada di siang dan malam. Pada siang hari, antara pukul 11.00 sampai 14.00, sedangkan malam jam 18.00 sampai 20.00.

"Jadi sangat nanggung, repot juga jadinya, karena last order itu jam 19:30. Sementara sekarang Magribnya itu mundur. Orang pasti baru akan makan setelah magrib yaitu 18:30, Jadi nangungg sekali,” terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini