Siap-Siap, Harga Bawang Putih Bisa Naik Lagi

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 320 2348999 siap-siap-harga-bawang-putih-bisa-naik-lagi-aKpEw2cotY.JPG KPPU Soroti Izin Impor Bawang Bawang Putih. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memprediksi akan ada kenaikkan pada harga bawang putih di tahun ini. Hal ini dikarenakan lambatnya proses penerbitan Surat Persetujuan Impor (SPI) oleh Kementerian Perdagangan.

"Bawang putih kembali menjadi sorotan KPPU di awal tahun 2021. Maka itu kami melihat risiko kenaikan harga itu ada di (awal) tahun 2021. Sebab kita melihat adanya beberapa hal seperti persoalan izin impor yang masih sulit," ujar Wakil Ketua KPPU, Guntur Saragih di Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga: KPPU Bakal Pelototi Harga Bawang Putih, Ada Apa Lagi Sih?

Kemudian, lanjut dia, penerbitan SPI, seharusnya sudah bisa dilakukan untuk mendukung percepatan impor. Hal ini untuk menghindari terjadinya kelangkaan stok komoditas bawang putih di dalam negeri.

"Pasalnya setelah izin impor terlambat dan belum terbit, akhirnya berisiko terhadap turunnya supply (bawang putih) di pasaran. Dan akhirnya juga akan berisiko pada naiknya harga yang harus ditanggung oleh konsumen," ungkap dia.

Baca Juga: Kurangi Impor, RI Kembangkan Sentra Bawang Putih di Poso

Pihaknya juga, mendesak pemerintah melalui Kementerian Perdagangan untuk lebih tahu terhadap potensi kenaikkan harga ini. Misalnya dengan mempercepat penerbitan SPI untuk komoditas bawang putih.

"Jadi untuk memperlancar proses penyediaan bawang putih. Supaya masyarakat tidak menanggung beban dengan harga yang mahal di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang," tutur dia.

Sementara itu, Deputi Bidang Kajian dan Advokasi Taufik Ariyanto Arsad menambahkan bawang putih tidak temasuk dalam kategori bahan komoditi penting yang di atur salam Perpres Nomor 71 Tahun 2015 yang sudah diubah menjadi Perpres Nomor 59 Tahun 2020.

"Maka itu, implikasi dari aturan tersebut tidak diperlukan intervensi yang ketat dari pemerintah khususnya berupa tata niaga importasi yang selama ini selalu melibatkan RIPH Kementan dan SPI dari Kemendag untuk komoditi bawang putih," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini