Bansos Tunai Rp300.000 Cair di Februari, Begini Cara Dapat dan Syaratnya

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 25 Januari 2021 18:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 320 2350615 bansos-tunai-rp300-000-cair-di-februari-begini-cara-dapat-dan-syaratnya-lD4OMJpoRy.jpg Bansos Tunai (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pencairan bansos tunai Rp300.000 akan dimulai lagi pada bulan Februari. Bansos Tunai (BST) tahun 2021 menjangkau 10 juta KPM dengan total anggaran Rp12 triliun.

Penyalurnya melalui PT Pos Indonesia dengan indeks bantuan Rp300.000 KPM selama 4 bulan yaitu Januari, Februari, Maret, dan April.

Bansos tunai sebelumnya sudah cair pada bulan Januari 2021.

Lalu bagaimana cara mengecek pencairan bansos tunai? Berikut rangkumannya seperti dikutip Okezone, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Untuk proses pengecekan daftar penerima bantuan, terdapat perubahan dari cara yang sebelumnya digunakan. Kini masyarakat bisa mengunjungi laman Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di alamat https://dtks.kemensos.go.id.

Baca Juga: Begini Cara Cek Bansos Tunai Rp300.000 di dtks.kemensos.go.id 

Setelah masuk ke laman yang tersebut, bisa langsung mengisi data yang dibutuhkan untuk proses pengecekan. Mulai dari nomor identitas (NIK atau ID DTKS/BDT atau Nomor PBI JK/KIS), kemudian nama sesuai dengan jenis identitas yang digunakan, dan terakhir adalah memasukkan kode unik atau captcha yang tersedia. Terakhir klik Cari.

Namun, ditegaskan bahwa laman tersebut hanya diperuntukkan bagi maysarakat yang ingin mengecek informasi daftar penerima BST, bukan bantuan sosial lainnya, maupun mendaftar sebagai peserta bantuan sosial.

Alur pengecekan bansos tunai

- Kunjungi laman https://dtks.kemensos.go.id

- Pilih ID, ada tiga jenis ID yaitu ID DTKS/BDT, Nomor PBI JK/KIS, dan NIK. Adapun ID DTKS adalah ID Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Biasanya itu tersimpan di dinas sosial kabupaten kota. Jika tidak mempunyai, maka bisa memilih opsi NIK atau Nomor Induk Kependudukan atau nomor PBI JK/KIS.

- Masukkan nomor kepesertaan dari ID yang dipilih

- Masukkan nama yang sesuai dengan ID yang dipilih

- Masukkan dua kata yang tertera dalam kotak box captcha

- Klik Cari

Selanjutnya proses pencairan bisa dilakukan melalui ATM, kantor cabang, atau e-warong menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang mereka miliki selama ini melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yakni Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN.

Bagi penerima yang sudah memiliki rekening, BST akan disalurkan ke masing-masing rekening penerima melalui Himbara. Sedangkan bagi mereka yang tidak memiliki rekening akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Ada tiga jenis bansos yang diresmikan Jokowi dan mulai disalurkan pada 4 Januari 2020. Rinciannya, Program Keluarga Harapan (PKH), Program Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai.

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian salah satu bantuan PKH yang diberikan adalah untuk ibu hamil dan balita yang mendapatkan masing-masing Rp3juta.

Bantuan tersebut diberikan selama satu tahun dan disalurkan dalam empat tahap, yakni pada Januari, Juli, dan Oktober. Penyaluran bantuan melalui Himpunan Bank Negara (BNI, BRI, Mandiri, dan BTN).

Bantuan sosial (Bansos) itu berupa tunai yang masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dengan total anggaran Rp28,7 triliun. Sasaran 10 juta keluarga PKH disalurkan dalam 4 tahap, yaitu Januari, April, Juli dan Oktober 2021 melalui Bank HIMBARA. Pada bulan Januari, PKH akan disalurkan dengan anggaran sebesar Rp7,17 triliun.

Untuk program Kartu Sembako/BPNT total anggaran Rp42,5 triliun akan menjangkau 18,8 juta KPM dengan indeks Rp200 ribu/bulan/KPM. Bantuan disalurkan Januari-Desember 2021.

Bansos Tunai (BST) tahun 2021 menjangkau 10 juta KPM dengan total anggaran Rp12 triliun. Penyalurnya melalui PT Pos Indonesia dengan indeks bantuan Rp300 ribu/KPM selama 4 bulan yaitu Januari, Februari, Maret, dan April.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini