Anggaran FLPP Rp16,66 Triliun pada 2021, Ini Rinciannya

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 470 2354552 anggaran-flpp-rp16-66-triliun-pada-2021-ini-rinciannya-QtBtv9SaFZ.jpeg Anggaran FLPP (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian (PUPR), mencatat alokasi anggaran untuk dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp16,66 triliun bagi 157.500 unit rumah subsidi pada 2021.

"Jadi untuk FLPP anggarannya sebesar Rp16,66 triliun, dengan jumlah unit yang bisa dilayani nantinya sebanyak 157.500 unit," kata Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko Djoeli Heripoerwanto dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (1/2/2021).

Baca Juga: Ada Covid-19, 777.708 Unit Rumah Murah Terbangun 

Dia menjelaskan, untuk Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) akan dianggarkan sebesar Rp8,7 miliar untuk 218 unit, tetapi alokasi anggaran ini bisa diperbesar sampai maksimal 66.750 unit.

Kemudian, kata Eko, untuk bantuan Subsidi Selisih Bunga (SSB) sebesar Rp5,96 triliun, yang digunakan bukan untuk penerbitan KPR baru namun untuk membayar SSB ulang atau menggulung sejak 2015 untuk sebanyak 859.582 unit di mana Kementerian PUPR membayar untuk tahun kedua, ketiga dan seterusnya.

"Dan untuk Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), kami samakan jumlahnya untuk FLPP yakni 157.500 unit dengan jumlah anggarannya Rp630 miliar," ungkap dia.

Dia juga menambahkan, SBUM untuk untuk Penerbitan Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp4 Juta. "Termasuk untuk Papua dan Papua Barat dengan uang muka sebesar Rp10 Juta," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini