Sertifikat Tanah Elektronik dan Tak Pakai Kertas, Bagaimana jika Ingin Beli Tanah?

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Kamis 04 Februari 2021 03:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 470 2355878 sertifikat-tanah-elektronik-dan-tak-pakai-kertas-bagaimana-jika-ingin-beli-tanah-0jIuFMCzcy.jpg Sertifikat Tanah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Mulai 2021, tanda kepemilikan tanah tidak lagi berbentuk sertifikat tanah berbahan kertas, melainkan sertifikat tanah elektronik. Ketentuan ini tertuang pada Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2021 tentang sertifikat Elektronik sebagai dasar pemberlakuan sertifikat elektronik.

"Dengan peraturan ini maka pelaksanaan pendaftaran tanah yang sebelumnya dilakukan secara konvensional, dapat dilakukan secara elektronik, baik itu pendaftaran tanah pertama kali, maupun pemeliharaan data," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati, dilansir dari laman Kementerian ATR, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga: Sertifikat Tanah Elektronik Belum Dibutuhkan Masyarakat, Ini Alasannya 

Yulia Jaya Nirmawati mengatakan, saat ini Kementerian ATR/BPN tengah menyiapkan langkah-langkah pelaksanaan pendaftaran tanah secara elektronik tersebut.

Dia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan pendaftaran tanah secara elektronik diberlakukan secara bertahap, dan akan diatur oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Hasil pelaksanaan pendaftaran tanah secara elektronik ini nantinya berupa data, informasi elektronik dan atau dokumen elektronik, yang merupakan data pemegang hak, data fisik dan data yuridis bidang tanah yang valid dan terjaga autentikasinya. Produk dari pelayanan elektronik ini seluruhnya akan disimpan pada Pangkalan Data Sistem Elektronik.

Baca Selengkapnya: Semua Sertifikat Tanah Elektronik, Tak Lagi Pakai Kertas

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini