7 Kiat Sukses Usaha Kue Basah

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Minggu 07 Februari 2021 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 455 2357050 7-kiat-sukses-usaha-kue-basah-RZZ2NuznPj.jpg Usaha Kue Basah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Usaha kue basah menjadi salah satu bisnis kuliner Indonesia yang bisa dikembangkan. Sebab usaha kue basah di Indonesia memiliki beragam jenis dan bercita rasa manis yang disukai banyak orang.

Hampir di semua acara dan perhelatan banyak acara dan perhelatan, kue basah selalu disajikan. Konsumennya pun tidak hanya perorangan, restoran, hotel, toko kue selalu menyediakan kue basah sebagai pelengkap menu.

Hal ini tentu menjadikan penjualan kue basah peluang usaha yang besar. Selain daya serap yang tinggi, usaha ini tidak memerlukan modal yang besar. Usaha bisa dilakukan dari skala rumah dan pemasarannya pun mudah.

Baca Juga: Bisnis Jajanan Pasar, Jaga Pasokan dan Kebersihan Biar Laris 

Namun perlu kecermatan dan teknis khusus dalam memulai usaha kue basah.

Seperti dikutip dari buku Sukses Wirausaha Jajan Favorit karya Budi Sutomo, Minggu(7/2/2021) ini kiat sukses usaha kue basah.

1. Lakukan kontrol ketat terhadap kue basah yang dijual belikan. Usahakan selalu baru karena kue basah hanya tahan satu hari.

2. Lakukan inovasi resep baru, baik bahan, bentuk, isi maupun warna. Agar konsumen tidak bosan dan selalu tertarik membelinya.

3. Jaga kualitas kue basah. Kualitas yang fresh dan bagus tentu akan menjadikan poin plus pembeli pada penjualan. Menjadikan konsumen tetap setia membeli.

4. Buat kemasan menarik. Ketertarikan konsumen membeli produk sering kali diawali karena kemasan. Oleh karena itu, kemas kue semenarik mungkin sehingga bisa meningkatkan daya jual.

5. Lakukan promo dan diskon. Jika produk dipasarkan di toko sendiri, maka sesekali lakukan hal tersebut. Terlebih jika memiliki dana cukup lakukan beberapa kali agar produk semakin dikenal dan penjualan semakin luas.

6. Ambil keuntungan maksimum 30%. Sebab pengambilan laba yang terlalu besar menjadikan harga jual tinggi. Hal ini akan berpengaruh pada konsumen, sebab harga yang dijual mahal dan enggan membeli produk yang ditawarkan.

7. Tanamkan prinsip pembeli adalah raja. Berikan produk berkualitas tinggi. Serta layani pembeli dengan sebaik mungkin agar menjadi pelanggan setia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini