7 Cara Membersihkan Rumah Setelah Banjir agar Barang Tak Cepat Rusak

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Minggu 07 Februari 2021 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 07 470 2357984 7-cara-membersihkan-rumah-setelah-banjir-agar-barang-tak-cepat-rusak-TmdZ2UwvGt.jpg Tips Bersihkan Rumah Setelah Banjir (Foto: Okezone)

JAKARTA – Di musim penghujan ini banyak daerah yang terkena banjir. Rumah yang terkena banjir sangat rawan terhadap bersarangnya sumber penyakit serta kerusakan bangunan rumah dan furnitur.

Maka itu, perlu tindakan yang cepat dan tepat. Setelah banjir surut, rumah harus segera dibersihkan dari sisa air dan lumpur. Sebab jika tidak, lumpur akan mengendap dan air sisa banjir akan membentuk noda di dinding dan perabot rumah.

Dilansir dari Dumpsters.com, Minggu (7/2/2021) ini tips membersihkan rumah, setelah dilanda banjir

Baca Juga: Diguyur Hujan Semalaman, Berikut Lokasi Banjir di Jakarta

Pertama, bersihkan lumpur dan kotoran. Ambil peralatan bersih-bersih seperti sapu dorong, sapu lidi, dan selang air. Setelah banjir surut dan tersisa genangan air di dalam rumah, semprotkan air bersih ke semua ruangan yang terendam banjir. Untuk membersihkan sisa-sisa lumpur dari bagian bawah furniture, lantai serta sudut-sudut ruangan. Gunakan sapu dorong untuk membuang semua sisa air yang masih ada. Kemudian buang sampah-sampah yang ikut mengambang saat banjir.

Kedua, bersihkan furnitur. Seperti lemari, kasur, dan barang elektronik. Furnitur yang terendam banjir harus segera dibersihkan. Kalau tidak, maka noda bekas air dan lumpur akan menempel dan susah dibersihkan. Lap sampai bersih dengan menggunakan air yang telah dicampur sabun dan pemutih pakaian.


Ketiga, cuci dan keringkan perabot kain. Seperti pakaian, gorden, dan karpet yang terendam air. Harus dilakukan sesegera mungkin untuk menghindari bau lembab. Jemur di bawah sinar matahari dan anginkan di area terbuka.

Keempat, buang barang yang tidak bisa terselamatkan. Sayangnya, tidak semua barang bisa diselamatkan setelah banjir melanda. Karena risiko jamur atau noda bekas air yang tidak hilang. Biasanya furniture atau perabot yang berlapis kain.

Kelima, bersihkan dan disinfeksi semua ruangan. Setelah ruangan kering, untuk mencegah pertumbuhan jamur, gunakan dua sendok makan pemutih dengan satu hingga dua galon air dalam ember. Gunakan untuk membersihkan dinding dan furnitur. Berhati-hatilah agar permukaan tidak terlalu rusak. Perlu diingat, jangan mencampur pemutih dengan disinfektan atau bahan pembersih lainnya. Sebab akan menyebabkan reaksi kimia yang berbahaya, tetap gunakan satu per satu.


Keenam, beri udara dan sinar matahari pada ruangan. Sebelum membereskan barang kembali ke rumah, beri ventilasi pada ruangan yang sudah bersih. Biarkan jendela dan pintu terbuka agar sinar matahari bisa masuk. Bila perlu gunakan kipas untuk memastikan semuanya benar-benar kering.

Ketujuh, siapkan area di rumah yang kering dan tidak terkena banjir. Seperti di lantai 2 atau salah satu ruangan yang tidak terlalu parah terendam banjir. Bersihkan dan keringkan ruangan tersebut untuk menaruh barang-barang penting, seperti barang elektronik dan furnitur untuk mencegah terjadinya banjir susulan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini