Jalan Panjang Jeff Bezos Jadi Orang Kaya, dari Garasi Rumah hingga Gurita e-Commerce di Dunia

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 06:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 455 2358517 jalan-panjang-jeff-bezos-jadi-orang-kaya-dari-garasi-rumah-hingga-gurita-e-commerce-di-dunia-CBITX99dUd.png Kisah Jeff Bezos. (Foto: Okezone.com/Business Insider)

JAKARTA - Semua orang pasti mau sukses bahkan menjadi orang terkaya dunia seperti Founder and CEO Amazon Jeff Bezos. Kesuksesan yang diraih oleh pria berkepala plontos itu pastinya dilalui perjalanan yang terjal dan menarik untuk diulas.

Dilansir dari WSJ.com, Rabu (10/2/2021), awal mula Bezos mendirikan Amazon ketika dirinya memutuskan berhenti dari pekerjaannya sebagai bankers di perusahaan investasi D.E Shaw.

Kemudian, dia mendirikan Amazon di Seattle di garasi rumahnya pada 1994 dengan mempercayakan istrinya, Mackenzie menjadi akuntannya. Dia menjual buku dengan metodenya secara virtual yang dahulu masih belum diminati.

Baca Juga: Mundur dari Amazon, Kekayaan Jeff Bezos Setara APBN Indonesia Rp2.632 Triliun

Tiga tahun berselang, Amazon memberanikan diri untuk melakukan penwaran umum saham perdana atau IPO. Keputusan itu membuat Bezos menjadi miliarder. Meski begitu, dia tetap menunggangi Honda Accord untuk beraktivitas.

Tak berhenti sampai di situ, Bezos pun mendirikan perusahaan penerbangan angkasa bernama Blue Origin pada 2000. Dia menyebutnya perusahaan itu sebagai usaha warisan dengan menjual USD1 miliar di saham Amazon setiap tahun.

Amazon memulai debutnya dengan Prime, langganan tahunan USD79 dengan sepuasnya makan gratis, pengiriman dua hari pada tahun 2005. Pada tahun 2020, perusahaan tersebut mengatakan memiliki lebih dari 100 juta anggota Perdana AS.

Baca Juga: Jeff Bezos Lepas Jabatan CEO, Bagaimana Nasib Amazon?

Bergerak di luar ritel, Mr Bezos memperkenalkan bisnis komputasi awan Amazon Web Services (AWS). AWS sekarang menjadi penyedia cloud terkemuka dan raksasa yang bertanggung jawab atas sebagian besar pendapatan Amazon.

Raksasa belanja dan komputasi itu pindah ke produksi TV dan film dengan Amazon Studios, meluncurkan "The Marvelous Mrs. Maisel" pemenang Emmy pada tahun 2017 dan pemenang Oscar "Manchester by the Sea."

Selanjutnya, Pada 2013, Bezos membeli Whasington Post, meningkatkan profilnya di lingkaran politik dan berinvestasi di teknologi dan staf ruang redaksi.

Amazon meluncurkan literasi pertama dari Echo, speaker pintar yang terhubung ke asisten Alexa yang didukung kecerdasan buatan, pada tahun 2014.

Akuisisi Amazon atas rantai grosir Whole Foods Market pada 2017 memberinya sekitar 470 lokasi batu bata dan mortir dan peluang untuk bereksperimen dalam bisnis bahan makanan.

Pada tahun 2017 Mr. Bezos menggantikan Bill Gates menjadi orang terkaya di dunia. Pada Januari 2021, kekayaannya lebih dari USD180 miliar, menurut indeks yang melacak kekayaan individu.

Setelah melakukan pencarian nasional untuk markas kedua, Amazon memilih Northern Virginia dan New York City pada tahun 2018. Perusahaan membatalkan rencana New York-nya menghadapi tentangan lokal.

Bezos dan istrinya, mengumumkan bahwa mereka bercerai pada 2019 ketika tabloid National Enquirer melaporkan perselingkuhannya dengan mantan reporter televisi yang menikah dengan seorang eksekutif Hollywood. Bezos kemudian menuduh pemerasan penerbit Enquirer.

Kini, hampir 27 tahun setelah berdirinya Amazon, Bezos mengumumkan bahwa dia akan mundur dari peran CEO pada kuartal ketiga menjadi ketua eksekutif, dengan fokus pada inovasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini