Dikabarkan Beli Istana di Jerman, Segini Kekayaan Sukanto Tanoto

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Minggu 14 Februari 2021 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 14 455 2361867 dikabarkan-beli-istana-di-jerman-segini-kekayaan-sukanto-tanoto-NlWxsGEJYv.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Di kalangan pengusaha Indonesia, nama Sukanto Tanoto tidak asing lagi. Sukanto Tanoto merupakan seorang pengusaha yang mendirikan kelompok bisnis besar bernama Royal Golden Eagle (RGE).

Royal Golden Eagle, sebuah grup yang bergerak di bidang pulp dan kertas, kelapa sawit, dan energi. Bracell-nya adalah salah satu produsen selulosa khusus terbesar di dunia, digunakan dalam segala hal mulai dari tisu bayi hingga es krim.

 Baca juga: Sosok Sukanto Tanoto, Miliarder Sawit Asal RI yang Dikabarkan Beli Istana di Jerman

Hingga kini Sukanto Tantono telah berhasil mengantarkan RGE menjadi bisnis grup yang berbasis di Singapura. Di bawah kepemimpinannya, RGE telah memiliki aset lebih dari USD 20 miliar dan total pekerja mencapai 60.000 orang.

Tak heran dia masuk daftar orang terkaya Indonesia. Mengutip dari Forbes, Minggu (14/2/2021) Sukanto memiliki kekayaan sebesar USD1,4 miliar atau setara Rp19,56 triliun (Rp13.972 per USD).

 Baca juga: Miliarder Sukanto Tanoto Dikabarkan Beli Bekas Istana Raja di Jerman Rp5,9 Triliun

Dengan nominal kekayaan tersebut, Sukanto berada pada peringkat ke-22 dari daftar 50 orang terkaya di indonesia tahun 2020 dan peringkat 1.730 sebagai miliarder dunia 2020.

Kelompok bisnis RGE, bergerak di berbagai industri yang mengelola sumber daya alam berkelanjutan. Industri tersebut di antaranya industri kertas dan pulp oleh (APRIL - Asia Pacific Resources International Holding Ltd dan Asia Symbol), industri perkebunan Kelapa Sawit (Asian Agri dan Apical), serat viscose (Sateri), specialty cellulose (Bracell Limited), dan pengembangan energy (Pacific Oil & Gas).

Produk yang dihasilkan kelompok bisnis RGE telah dipasarkan di banyak negara. Seperti Indonesia, Tiongkok, Brasil, Malaysia, Filipina, Finlandia, hingga Kanada. Jaringan pemasarannya pun telah tersebar di empat benua.

Bersama sang istri, dia mendirikan Tanoto Foundation yang pada tahun 1981. Tanoto Foundation bergerak dibidang pendidikan. Saat menjadi sponsor Asian Games 2018, Tanoto Foundation berkomitmen untuk merenovasi perpustakaan dari 31 medali emas Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini