5 Langkah Cerdas saat Mengecat Tembok

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Minggu 21 Februari 2021 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 470 2364963 5-langkah-cerdas-saat-mengecat-tembok-PYJFtPQZwX.jpg Cat Rumah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA Cat merupakan salah satu unsur yang penting dalam rumah dan umumnya digunakan hampir sebagian besar orang di seluruh dunia. Cat digunakan untuk melindungi dan memperindah suatu objek atau permukaan, misalnya dinding atau tembok rumah.

Namun, saat mengecat ruangan berpotensi mengubah letak barang sehingga terlihat berantakan. Selain itu, untuk melakukannya dengan benar, membutuhkan komitmen waktu yang serius.

Ada cara yang lebih baik dalam mengecat. Kiat mengecat yang brilian berikut ini akan membantu agar lebih mudah dilakukan, lebih cepat, dan lebih bersih, seperti dilansir dari Real Simple, Minggu (21/2/2021).

1. Mengatasi bau cat

Cat biasanya meninggalkan bau menyengat yang cukup lama. Untuk mengatasi hal ini, aduk dua sendok teh ekstrak vanili ke dalam satu galon cat gelap atau terang. Ekstraknya akan membuat bau cat lebih baik saat dibersihkan, dan membantu menutupi asap cat yang berbau.

Baca Juga: Kombinasi Warna di Dalam Rumah Bisa Naikkan Mood Lho 

2. Menghentikan tetesan cat

Seringkali tetesan cat membuat lantai kotor dan berantakan. Maka, sebelum memulainya, letakkan dua karet gelang di sekeliling kaleng cat, sehingga berada di tengah lubang. Setelah mencelupkan kuas, usapkan bulu sikat di sepanjang karet gelang untuk menyeka kelebihannya.

3. Mempercepat pembersihan

Agar tidak menghabiskan waktu berjam-jam untuk membersihkan baki cat, lapisi baki dengan aluminium foil sebelum mulai mengecat. Bungkus tepi baki dengan kertas timah, sehingga tidak akan tertarik saat melapisi rol. Setelah selesai mengecat, gulung kertas timah dengan hati-hati dan buang.

4. Buat kaleng cat mudah dibuka

Jika cat masih bersisa, mungkin akan disimpan untuk kegiatan mengecat selanjutnya. Namun, sering kali kaleng sisa cat sulit untuk dibuka setelah beberapa lama, karena cat kering di tepinya. Untuk menghindari itu, sebelum menutup kaleng cat, letakkan pembungkus plastik di atasnya, lalu pasang kembali tutupnya seperti biasa.

5. Beri kode warna pada tutupnya

Jika memiliki banyak koleksi cat, atau cenderung menggunakan berbagai corak dengan warna yang sama di seluruh rumah, pelabelan kaleng dengan jelas akan membuat tidak pusing saat ingin digunakan kembali pada lain waktu. Tambahkan sedikit cat pada tutup kaleng, dan gunakan spidol permanen untuk mengetahui di ruangan mana kaleng itu berada.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini