Menkop Blak-blakan soal UMKM dalam UU Cipta Kerja

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 320 2366807 menkop-blak-blakan-soal-umkm-dalam-uu-cipta-kerja-A8j9YIN8eU.jpg Menkop UKM Teten Masduki. (Foto: Okezone.com/Kemenkop)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa daya saing UMKM menjadi agenda besar yang menjadi prioritas dalam UU Cipta Kerja melalui PP Nomor 7 tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UKM.

"Target dalam pelaksanaannya, untuk outputnya kita ingin lebih proaktif, memberikan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan koperasi dan UKM, juga meningkatkan pendirian koperasi primer," ucap Teten dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa(23/2/2021).

Baca Juga: UMKM Melek Digital Dipastikan Bisa Bertahan di Tengah Covid-19

Dia mengatakan bahwa pihak KemenKop UKM lebih proaktif ke masyarakat supaya pembentukan koperasi ini bisa terlihat dengan adanya koperasi-koperasi baru.

Sementara itu, untuk kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan UMKM, yang diperlukan adalah nomor induk usaha.

Baca Juga: Contoh UMKM Berdasarkan Jenisnya, Simak Sebelum Berbisnis

"Setiap daerah ada targetnya. Kami akan dorong Pemda dan kepala-kepala dinas di kabupaten kota untuk segera mendatakan, jangan nunggu," terang Teten.

Hal ini karena usaha kecil dan mikro merupakan urusan daerah, sehingga baik pemda dan para kepala dinas harus lebih proaktif. Misal ketika usaha mikro belum punya izin usaha, termasuk perlu sertifikat halal, harus diurus dan didaftarkan.

"KemenkopUKM juga harus proaktif. Saya kira PP tidak akan operatif untuk menghasilkan transformasi dari informal ke formal baik dari segi izin hingga akses perbankan kalau tidak ada inisiatif dari UMKM dan proaktif dari pemerintah terutama Pemda. Ini yang saya kira harus kelihatan progressnya," pungkas Teten.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini