Pendaftaran Kartu Prakerja Terkendala Unggahan KTP, Ini Penjelasan Manajemen

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2021 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 320 2367325 pendaftaran-kartu-prakerja-terkendala-unggahan-ktp-ini-penjelasan-manajemen-UmDokYq5Uf.jpg Prakerja (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 12 resmi dibuka pada hari ini oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga. Pendaftaran bisa dilakukan dengan mengakses situs Kartu Prakerja.

Baca Juga: Kesulitan Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12, Mungkin Ini Penyebabnya

Namun, setelah program itu kembali dibuka, ternyata minat masyarakat untuk mendaftar begitu tinggi. Alhasil, para calon peserta mengalami kesulitan saat akan mengunggah e-KTPnya di portal Kartu Prakerja.

Menanggapi hal itu, Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tahutu mengimbau agar masyarakat untuk bersabar, sehingga mencobanya di lain waktu. Misalnya, seperti dinihari nanti atau pagi hari.

Baca Juga: Buruan Daftar! Kartu Prakerja Gelombang 12 Dibuka Cuma Sampai 26 Februari

"Perlu kami jelaskan bahwa seleksi Kartu Prakerja tidak berdasarkan siapa yang lebih dahulu mendaftar. Proses randomisasi baru dilakukan setelah penutupan gelombang. Jadi kalau ada kesulitan mengunggah KTP silakan dicoba lagi nanti agak malam atau besok hingga 26 Februari," ujarnya, Rabu (24/2/2021).

Dia menjelaskan, penyebab kesulitan mereka mengunggah identitasnya tersebut karena tingginya minat masyarakat dalam mendaftarkan diri sebagai peserta Kartu Prakerja.

"Kami memantau tingginya minat masyarakat untuk mengikuti gelombang 12 Kartu Prakerja yang baru saja dibuka. Hal ini mungkin menyebabkan ada masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengunggah KTP," kata dia.

Kuota Kartu Prakerja gelombang 12 sebanyak 600.000 peserta dengan total target peserta tahun ini sebanyak 2,7 juta orang.

Anggaran Kartu Prakerja mencapai Rp10 triliun dengan nilai manfaat bantuan pelatihan Rp1 juta, insentif pasca pelatihan total Rp2,4 juta (Rp600 ribu x 4 bulan), insentif pasca survei total Rp150 ribu (Rp50 ribu x 3 survei).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini