Tes GeNose di Pelabuhan Tanjung Priok Dimulai Hari Ini

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 320 2369055 tes-genose-di-pelabuhan-tanjung-priok-dimulai-hari-ini-wNA9T8PfdV.jpg Genose (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Alat deteksi Covid-19 GeNose mulai diterapkan sebagai alat penyaringan (screening) bagi para calon penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, penerapan GeNose di Pelabuhan Tanjung Priok memang wajib atau sifatnya mandatory. Namun dirinya mengaku bahagia karena alat pendeteksi karya anak bangsa ini akhirnya sudah bisa diterapkan di Pelabuhan.

 Baca juga: Proyek Dermaga Batam Rp60 Miliar, Menhub: Tanda Negara Hadir

“Saya gembira hari ini GeNose bisa mulai diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok walaupun tidak wajib (mandatory), tetapi dilakukan secara acak (random),” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (26/2/2021).

Menurut Menhub, meskipun dilakukan pengecekan secara acak, namun para calon penumpang harus tetap dalam kondisi sehat. Sebab menurutnya, jika penumpang dinyatakan positif ketika dilakukan tes acak maka tidak diizinkan untuk berangkat.

 Baca juga: RI Ajak Prancis Bikin Pelabuhan Perikanan Ramah Lingkungan

“Saya minta Pelni, Pelindo II, dan Otoritas Pelabuhan memberikan informasi kepada para calon penumpang. Sehingga jika mereka merasa tidak sehat, seperti merasa demam atau panas, agar sebaiknya menunda perjalanannya terlebih dahulu,” jelas Menhub.

Menhub berharap pengecekan secara acak di Pelabuhan Tanjung Priok bisa dilakukan berulang-ulang dan konsisten. Sebab setelah Pelabuhan Tanjung Priok, pengecekan secara acak melalui GeNose selamjutnya juga akan diterapkan di pelabuhan-pelabuhan lainnya.

“Semoga dengan dilakukannya pengecekan ini dapat menekan penyebaran Covid-19,” tutur jelasnya.

Sebagai informasi, pada saat ujicoba, terdapat 5 alat GeNose yang disiapkan oleh PT Pelindo II di Pelabuhan Tanjung Priok. Di area pemeriksaan GeNose Pelabuhan Tanjung Priok telah menggunakan bilik sebagaimana yang disarankan para epidemiolog.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini