Waskita Jual 4 Jalan Tol, Berikut Daftarnya

Rabu 03 Maret 2021 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 278 2371541 waskita-jual-4-jalan-tol-berikut-daftarnya-wod504gjZa.jpg Waskita Karya Segera Jual 4 Jalan Tol. (Foto: Okezone.com/Waskita)

JAKARTA - PT Waskita Karua (Persero) Tbk (WSKT) segera melepas beberapa ruas jalan tol, dalam rangka menjaga arus kas dan menekan potensi rugi dari opersi jalan tol, aksi korporasi.

Teranyar, emiten kontraktor ini mengungkapkan sudah ada empat aset ruas jalan tol perseroan yang berpotensi didivestasikan ke Indonesia Investment Authority (INA). Keempat ruas tersebut adalah Pemalang-Batang (60%), Krian-Legundi-Bunder-Manyar (99,82%), Cimanggis-Cibitung (90%), dan Waskita TransJawa Toll Road (39,50%).

Direktur Keuangan Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma mengatakan, pihaknya telah berdiskusi dengan Lembaga Penyelenggara Investasi (LPI) yang baru terbentuk tersebut.

Baca Juga: Waskita Berencana Jual 9 Ruas Tol, Jasa Marga Minat Enggak?

“Dari diskusi sebenarnya INA ada rencana bersama dengan Waskita, aset mana saja yang akan didivestasikan tahun ini, tahun depan, bahkan 3 tahun lagi,”ujarnya di Jakarta, dikutip dari Harian Neraca, Rabu (3/3/2021).

Adapun, minat INA untuk menyerap aset Waskita Karya disebut Taufik tidak akan mengeliminasi proses divestasi ke investor yang sudah diproses. Misalnya untuk ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

Disampaikannya, ruas tersebut telah dalam proses pelepasan ke investor asing dan INA juga tertarik untuk masuk. Namun, Waskita Karya akan mendulukan proses yang sudah berlangsung dengan investor asing sebelum INA. Perseroan berencana akan melepas kepemilikan saham di perusahaan pemegang konsesi 9 ruas jalan tol.

Selain ruas yang disebutkan berpotensi diserap INA tadi, terdapat 6 ruas yang masuk ke dalam divestasi internal. Keenam ruas tersebut adalah jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang akan diambil investor asing dan Batang-Semarang yang akan dibuatkan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).

Baca Juga: Fokus Divestasi, Waskita Hanya Investasi Satu Proyek Jalan Tol Tahun Ini

Selanjutnya jalan tol Cibitung-Tanjung Priok akan didivestasikan ke investor lokal sementara jalan tol Batang- Semarang, Cinere-Serpong, dan Depok-Antasari akan didivestasi melalui skema share swap. Lebih lanjut, Waskita Karya optimistis dampak positif INA tidak hanya terlihat pada 2021 ini namun juga pada tahun-tahun mendatang.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menargetkan INA yang dipimpin oleh Ridha Wirakusumah mampu menghimpun dana segar sebesar US$10 miliar dan melengkapi modal yang diberikan negara sebesar US$5 miliar. Dana ini diutamakan untuk investasi di proyek-proyek infrastruktur dalam negeri seperti jalan, pelabuhan hingga bandara.

Kemudian dalam memacu pertumbuhan bisnisnya di tahun ini, WSKT terus mengejar proyek-proyek dari pemerintah. Dimana saat ini tengah mengikuti proses tender dengan nilai berkisar Rp7 triliun—Rp8 triliun dari proyek yang dilelang pemerintah.

“Proses tender saat ini sekitar Rp7 triliun—Rp8 triliun, dari pemerintah. Winning rate target sekitar 35%—40%,” kata Direktur Keuangan Waskita Karya, Taufik Hendra Kusuma.

Dia menuturkan, tingkat kemenangan tender atau winning rate diharapkan bisa mencapai di atas 30%. Untuk tahun ini, perseroan menargetkan kontrak baru senilai Rp26 triliun. Target itu lebih rendah dibandingkan target yang dipasang sebelumnya Rp31 triliun—Rp32 triliun.

Melihat peluang di luar negeri, Taufik mengungkapkan perseroan sudah berdiskusi untuk mendapatkan proyek di tiga negara yaitu Filipina, Arab Saudi dan Malaysia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini