UMKM Kategori Miskin, Prioritas Dapat Dana Bantuan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 320 2371456 umkm-kategori-miskin-prioritas-dapat-dana-bantuan-IHgRvyQOLg.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - UMKM terdampak Covid-19 karena melemahnya konsumsi masyarakat dengan pembatasan sosial yang diberlakukan Pemerintah untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19.

Saat ini pemerintah berupaya membantu UMKM dengan berbagai stimulus hingga percepatan digitalisasi produk dan jasa UMKM di Indonesia.

Plt Asisten Deputi Bidang Pemetaan Kondisi dan Peluang Usaha Kementerian Koperasi & UKM Tri Wahyundo Hariyatno mengatakan, UMKM yang paling terdampak adalah sektor food & beverages yang merupakan sektor pangan yang di ikuti oleh UMKM pada sektor usaha lainnya.

Baca Juga: BLT UMKM Rp2,4 Juta Cair, Selamatkan Ekonomi Negara 

Sektor UMKM merupakan penopang perekonomian Nasional dengan kontribusi 60% dari PDB, UMKM dapat menyerap 97% dari tolal tenaga kerja dan 99% dari total lapangan kerja.

"Tentunya kita harus mendorong mereka dengan platform digital di masa pandemi ini," kata Tri di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Terdampak Virus Corona, Banyak UMKM Masuk Kategori Miskin Baru 

Selaras dengan arahan Presiden RI pada saat rapat terbatas yaitu UMKM kategori miskin dan rentan sebagai prioritas penerima bansos, diberikan insentif pajak bagi UMKM, relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi UMKM.

"Kita melakukan perluasaan pembiayaan kerja yang belum terhubung dengan Perbankan merupakan hal-hal yang menjadi fokus dan persiapkan untuk bantu UMKM di Indonesia," bebernya.

Dia mengatakan pemerintah membuat website dan pendataan terhadap UMKM yang terdampak negatif dari pandemi covid19 di mana sektor yang paling terdampak sama dengan data Pemerintah Pusat yaitu sektor food & beverage diikuti UMKM lainnya.

"Pengurangan asset dan omzet serta tenaga kerja cukup signifikan terjadi dengan permasalahan utamanya adalah pemasarannya. Hal ini disebabkan dikarenakan dimasa pandemi ini masyarakat menahan diri untuk tidak belanja karena takut terjangkit virus covid19, sedangkan untuk sisi UMKM nya terdampak dikarenakan pembatasan sosial yang menghambat pemasaran dan pengiriman barang," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini