RI Sambut Rencana Investasi Baterai Mobil Listrik dari 2 Investor Global

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 19:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 320 2371800 ri-sambut-rencana-investasi-baterai-mobil-listrik-dari-2-investor-global-902ykwV5H4.jpg RI Sambut Investasi Baterai Mobil Listrik. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik, salah satunya dengan mengundang investor-investor global untuk turut berpartisipasi. Seperti Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL) asal China dan LG Chem asal Korea Selatan.

"Indonesia telah mengantongi rencana investasi dua perusahaan global di industri baterai terintegrasi, yakni Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) asal China dengan nilai investasi USD5,2 miliar dan LG Chem asal Korea Selatan dengan nilai investasi USD9,8 miliar," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dalam MNC Group Investor Forum 2021, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Ternyata Tak Hanya Tesla, Volkswagen Juga Dirayu Investasi Mobil Listrik di Indonesia

Kemudian, kata dia, pihaknya saat ini sedang berkomunikasi dengan BASF, Tesla hingga juga VW. Di mana Tesla merupakan perusahaan kendaraan listrik asal Amerika Serikat. Sementara VW merupakan pabrikan otomotif asal Jerman dan BASF adalah perusahaan kimia dari negara yang sama.

"Dalam catatan BKPM, BASF dibidik untuk masuk industri prekursor dan katoda dalam pengembangan baterai kendaraan listrik," ungkap dia.

Baca Juga: Gantikan BBM, Peluang Besar RI Perbanyak Populasi Mobil Listrik

Dia juga memastikan, untuk menarik minat para investor, pemerintah Indonesia akan mengurus semua perizinannya. Pemerintah juga menjanjikan insentif fiskal mulai dari tax holiday hingga kemudahan impor barang modal dan bahan baku.

"Meski memberi karpet merah, pemerintah Indonesia tetap mengutamakan kepentingan nasional. Maka saya meminta agar perusahaan nasional ikut dilibatkan dalam proses investasi," tutur dia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini