4 Tips Memulai Usaha Sampingan agar Cuan

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Sabtu 06 Maret 2021 22:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 455 2372200 4-tips-memulai-usaha-sampingan-agar-cuan-rZnd9MRXu4.jpg Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menjadi pekerja kantor tidak menutup peluang untuk bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Salah satu caranya dengan melakukan bisnis sampingan.

Namun terkadang jam kerja pekerja kantoran tidak bisa disesuaikan untuk melakukan bisnis sampingan. Tapi tenang saja, hal ini bisa diatasi dengan meminta bantuan kepada keluarga, pasangan, saudara, atau bahkan merekrut karyawan. Seperti dikutip dari buku Bisnis Sambilan Langkah Awal Menjadi Enterpreneur Sukses karya Bambang Suharno, Sabtu (4/3/2021).

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Online untuk Emak-Emak 

1. Dikelola Bersama Keluarga

Usaha dengan model ini biasanya dilakukan oleh para pekerja kantoran yang ingin memulai bisnis sampingan. Bisa melibatkan jasa orang tua dan saudara untuk membantu bisnis. Biasanya ada yang menbuka toko kelontong, bengkel, rental mobil, dan lain-lain. Keuntungan dari model usaha ini adalah bisa mengontrol langsung, mengatur keuangan, merekrut karyawan dengan lebih efisien. Keterlibatan orang tua atau saudara bisa untuk membantu bagian administrasi dan keuangan.

2. Dikelola Pasangan

Jika seorang laki-laki, dan istri tidak bekerja tetapi memiliki kemampuan manajemen merupakan peluang baik. Sebab ibu rumah tangga biasanya memiliki kemampuan membimbing yang baik dan lebih detail soal keuangan. Suami bisa berfungsi untuk memikirkan konsep yang lebih besar dan memberikan wawasan baru mengenai bisnis yang diperoleh dari tempat kerja. Jika kelak usaha semakin berkembang, sebaiknya beranikan diri untuk resign dari pekerjaan utama dan fokus ke bisnis.


3. Dikelola Saudara yang Belum Bekerja

Sering ditemui pekerja yang membuka usaha sampingan untuk sanak saudara yang belum bekerja. Tujuan awal usahanya semata-mata supaya ada pekerjaan untuk anggota keluarga yang belum bekerja. Tips agar bisnis sampingan ini berjalan lancar, tanyakan ke calon pengelola hobi apa yang mereka sukai. Jadikan hobi tersebut sebagai peluang bisnis yang dijalankan. Misalnya hobi bermain komputer, memelihara ikan hias, mereparasi kendaraan atau yang lainnya. Ajak mereka turun langsung ke lokasi usaha dan ajarkan tentang kiat-kiat dasar berbisnis.

4. Langsung Merekrut Tenaga Kerja

Dalam hal ini harus memiliki kemampuan merekrut dengan baik dan memiliki modal yang sesuai, sebab harus membayar kinerja karyawan. Pilih karyawan yang terpercaya dan bertanggung jawab untuk mengelola bisnis.Cari dan usahakan mereka yang sudah berpengalaman. Sebelum memulai menjalankan usaha, berikan pelatihan dan pengetahuan terkait bisnis yang dijalankan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini