Berkantor di Tengah Covid-19, Pilih Ruang Terbuka atau Tertutup?

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 06 Maret 2021 19:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 470 2372189 berkantor-di-tengah-covid-19-pilih-ruang-terbuka-atau-tertutup-9TYgjWo4sZ.jpg Bekerja di Tengah Covid-19 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kebijakam bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) memengaruhi perusahaan dalam memilih ruang kerja di tengah pandemi Covid-19. Mengingat, karyawannya bisa bekerja dari manapun tanpa harus datang ke kantor.

Head of Project Management Colliers Internasional Indonesia Hendry Sugianto mengatakan, transformasi area kerja tidak hanya berpengaruh pada sewa kantor. Akan tetapi juga kepada pengaturan aktivitas kerja.

“Untuk menentukan area kerja baru yang optimal membutuhkan strategi transformasi dengan analisis aktivitas dari berbagai departemen,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (6/3/2021).

Baca Juga: Pegawai Kantornya Divaksin, Menko Airlangga Serukan Raih Kepercayaan Konsumen dengan Vaksinasi! 

Selain itu, perubahan tata letak area kerja juga mempengaruhi keputusan apakah perusahaan masih perlu mempertahankan ruang tertutup atau apakah ruang terbuka lebih efisien.

Seberapa terbuka dan santainya pengaturan ruang kantor tergantung pada budaya perusahaan.

“Meskipun beberapa perusahaan memiliki kantor tertutup untuk para eksekutif yang sangat senior atau dewan direksi, pendekatannya telah bergeser menjadi workstation terbuka bagi karyawan yang menghadap ke jendela,” jelasnya.

Menurut Hendry, beberapa kantor sebenarnya telah menghilangkan kantor tertutup sepenuhnya. Tujuannya adalah untuk menghilangkan hambatan dan menyediakan komunikasi yang lebih baik antara pemimpin senior dengan anggota timnya.

“Ada juga ruang pertemuan terbuka informal yang biasa disebut sebagai area kolaborasi,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini