Milenial Mau Mulai Investasi? Jangan Sisakan tapi Sisihkan, Ini Tipsnya

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 21:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 622 2372237 milenial-mau-mulai-investasi-jangan-sisakan-tapi-sisihkan-ini-tipsnya-xQiaMMqpq5.jpg Milenial (Foto: Shutterstock)

JAKARTA Milenial harus bisa mengelola finansial dan mempersiapkan kebutuhan jangka panjang dengan memulai investasi. Cerdas mengelola finansial bukan hanya mengelola pengeluaran yang sifatnya konsumtif, namun juga menyalurkan sisa pendapatan sebagai tabungan dan investasi.

Saat ini terdapat beragam pilihan instrumen investasi atau tabungan yang bisa dipilih berdasarkan skala risiko yang dimiliki. Bisa berinvestasi langsung kepada usaha real, atau membeli produk investasi di pasar keuangan.

Baca Juga: 5 Pilihan Investasi bagi Milenial 

Namun masih banyak milenial bingung investasi apa yang harus dilakukan. Nah jangan khawatir, Perencana Keuangan Eko Endarto memberikan tips investasinya.

Bagi Eko, investasi itu diibaratkan apa yang dikeluarkan sekarang untuk kenikmatan besok. Memilih produk investasi pun harus tergantung jangka waktunya.

“Sesuaikan dengan kebutuhannya, jika untuk 10 sampai 20 tahun ke depan boleh investasi saham atau emas,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (5/3/2021).

Tetapi kalau dibutuhkan untuk waktu 3 sampai 6 bulan, sebaiknya pakai tabungan dan deposito. Sebab investasi saham terlalu besar risikonya untuk jangka waktu pendek.

Eko menambahkan, investasi disesuaikan juga dengan usia. Kalau usia masih relatif muda, perbanyak investasi berisiko tinggi.

“Di usia produktif apalagi generasi milenial, sebaiknya ambil investasi berisiko tinggi. Terjadi sebaliknya, bila di usia tua atau pensiun sebaikya memilih produk investasi yang memiliki risiko rendah," ujarnya.

Kalaupun hasilnya belum sesuai harapan, milenial masih memiliki waktu banyak dan belum terlalu dibutuhkan segera uangnya. Kalau rugi, masih bisa menggunakan uang gaji

Sementara itu, Eko juga memberikan tips bagi milenial yang ingin berinvestasi.

1. Investasi harus dilakukan sejak dini. Lebih cepat lebih bagus dan jangan menunda, jangan menunggu berapa hasil gaji dan pendapatan.

2. Sisihkan jangan sisa. Alokasikan dana di depan bukan dibelakang penghasilan.

3. Konsisten dan rutin untuk jangka panjang. Alokasikan 10% dan terus dijalankan. Jangan terlalu dipikirkan bila terlihat nilainya turun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini