5 Fakta BLT Subsidi Gaji, Kapan Sih Cairnya?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 06 Maret 2021 05:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 320 2372964 5-fakta-blt-subsidi-gaji-kapan-sih-cairnya-SL32ZUxkzp.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) gaji sebesar Rp2,4 juta diputuskan untuk disetop pada tahun ini. Namun, penyalurannya pada 2020 lalu masih belum tersalurkan 100% kepada pekerja dengan upah Rp5 juta.

Kemudian, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana mencairkan kembali sisa BLT subsidi gaji yang sudah dikembalikan ke kas negara. Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta menarik, Sabtu (6/3/2021).

Baca Juga: Buruh: Pak Jokowi, Kami Butuh Ditolong dengan BLT Subsidi Gaji

1. Menaker sedang Ajukan ke Kemenkeu

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengaku akan mengupayakan sisa pencairan BLT tersebut pada tahun ini. Sehingga, nanti diharapkan mereka yang terdaftar sebagai penerima akan menerima haknya.

"Realisasi kita sudah 98,92%, jadi sudah hampir 100%. Ada sedikit yang karena kita sudah tutup buku harus dikembalikan pada kas negara, jika memang sudah memenuhi syarat kami akan ajukan kembali ke Kementerian Keuangan untuk bisa diproses," kata Ida di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Baca Juga: Kabar Gembira, Bakal Ada Kartu Prakerja untuk Calon Pengantin

2. Menteri Ida Pastikan yang Memenuhi Syarat Akan Dapat BLT Gaji

Politikus PKB itu memastikan bagi mereka yang memang telah memenuhi syarat, maka pihaknya akan mengusahakan untuk mendapatkan BLT tersebut.

"Yang tersisa sepanjang memenuhi syarat maka akan kami mintakan kembali kepada Kementerian Keuangan," ujar Ida.

 

3. Ini Besaran Anggaran BLT Gaji yang Belum Tersalurkan

Target penerimaan BLT gaji tahun 2020 sendiri sebanyak 12.403.896 orang dengan anggaran sebesar Rp29.769.350.400.000. Namun, hingga 31 Desember 2020, anggaran itu baru terealisasi sebesar Rp29.416.358.400.000 atau 98,81%. Artinya, dana sisa yang dikembalikan ke kas negara sebesar Rp352.992.000.000.

4. Netizen: Udah Maret BLT Gaji Kok Belum Cair, Apakah Ini Prank?

Anggaran yang sebelumnya sudah dimasukkan ke kas negara, nantinya akan diupayakan untuk menuntaskan program BLT gaji agar mencapai 100%. Tapi kenyataannya hingga saat ini, dana segar sebesar Rp2,4 juta belum juga dicairkan kepada pekerja yang terdaftar sebagai peneriman.

Lambannya proses pencairan tersebut membuat sejumlah warganet menghujani protes keras di dalam kolom komentar akun Instagram @Kemnaker. Mereka menyebut kalau ini hanya sebuah janji-janji surga Menteri Ketenagakerjaan kepada masyarakat.

"Kena prank katanya bsu yg belum dapet bakalan dicairan lagi, udah bulan Maret ini," tulis akun Instagram itastroberry yang dikutip Okezone, Senin (1/3/2021).

"@itastroberry semoga cair mbk..doaku juga sama kok..thun lalu blm kebagian..semoga tahun ini aamiin," balas akun Instagram @dwi_martiani13.

5. Buruh Minta Tolong Jokowi untuk BLT Gaji Dilanjutkan dan Segera Dicairkan yang Belum

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, mengacu jumlah pengangguran yang kian bertambah, seharusnya program BLT gaji tetap dilanjutkan di tahun ini. Dirinya meminta Presiden Joko Widodo segera mengubah keputusan menyetop penyaluran BLT gaji kepada kaum buruh.

"Pak Jokowi, BLT/BSU tetap dibutuhkan pekerja," kata Said kepada Okezone, Jumat (5/3/2021).

Dia mengaku akan terus mengingatkan Kepala Negara agar program BLT gaji kembali dilanjutkan. Karena itu dapat mempertahankan para buruh dari ancaman pengangguran di tengah krisis ini.

"KSPI tetap akan memberikan saran kepada bapak Presiden agar BSU tetap dilanjutkan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini