Alasan BLT Subsidi Gaji Dihapus, Ini Penjelasannya

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 320 2374844 alasan-blt-subsidi-gaji-dihapus-ini-penjelasannya-Tpyt310Xj0.jpeg Uang Rupiah. Foto: Okezone

JAKARTA – Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Sebab, tahun ini BLT subsidi gaji ditiadakan dan dananya dialihkan ke program kartu prakerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan program subsidi gaji tidak akan ada di tahun ini. Hal ini yang membedakan perlindungan sosial dengan tahun lalu.

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Diusulkan Jadi Rp6 Juta, Setuju?

"Perlindungan sosial tahun ini dan tahun lalu berbeda. Tahun lalu kita memberikan subsidi gaji. Namun Perlindungan sosial kita dorong sektor produktif," ujar Airlangga dalam video virtual, Selasa (9/3/2031).

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Cair Lagi, Ingat Ini 6 Syarat yang Harus Dipenuhi

Dia pun mengatakan dihilangkannya subsidi gaji ini dikarenakan perlindungan sosial ini akan mendorong dua hal satu mengurangi yang orang yang tidak bekerja. Serta kedua adalah agar orang kerja dapat uang minimal dalam program padat karya

"Jadi kita program padat karya serta meningkatkan bangga buatan produk dalam negeri. Sehingga tidak hanya meningkatkan konsumsi tapi ada supplai side," jelasnya.

Dia pun menambahkan pandemi belumlah usai, sehingga upaya penanganan harus terus dioptimalkan. Salah satunya melalui pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang saat ini sudah memasuki tahap kedua untuk pekerja publik dan lansia. Program PC-PEN juga terus dilanjutkan di tahun ini dengan anggaran mendekati angka Rp700 triliun.

“Untuk mendorong konsumsi dan utilisasi industri, pemerintah juga memberikan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor dan sektor properti," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini