Gali Minat dan Kemampuan untuk Merintis Usaha dari Rumah

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 13 Maret 2021 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 455 2376028 gali-minat-dan-kemampuan-untuk-merintis-usaha-dari-rumah-mxYL3vGJFD.jpg Tips Usaha di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah mengubah hampir semua lini kehidupan dan berimbas pada perekonomian. Banyak perusahaan maupun usaha yang terpaksa gulung tikar dan jutaan pekerja kehilangan pekerjaan.

Meski begitu, bukan berarti tidak tersisa peluang dan kesempatan sama sekali. Masih banyak peluang bisnis-bisnis baru yang bisa dilakukan bahkan dari rumah, dan berpotensi menghasilkan keuntungan di tengah kondisi krisis.

CEO & Principal Consultant Zap Finance Prita Hapsari Gozhie membagikan beberapa tips untuk memulai usaha dari rumah.

Baca Juga: Intip Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Framing Gambar

“Di masa pandemi ini, apakah mimpi kamu untuk memulai usaha semakin menjadi-jadi? Keren! Aku dukung kalian semua karena semua usaha itu dimulai dari mimpi. Kemudian, kita akan susun rencana untuk mewujudkannya,” tulis Prita Ghozie dikutip dari Instagramnya @pritaghozie, Jakarta, Sabtu (13/3/2021).

1. Pilih usaha sesuai minat dan kemampuan

Menurut Prita, ‘Passion only then money will follow’ saja tidak cukup. Maka, perlu menggali minat dan kemampuan yang dimiliki sebagai basis untuk memulai usaha.

2. Tentukan pangsa pasar dan cara pemasaran

Saat ini, ‘melek’ digital adalah kunci untuk memahami pangsa pasar dan juga memasarkan produk. Namun, setiap platform tentu memiliki keunggulan masing-masing.

Baca Juga: Ingin Mulai Bisnis Kecil-kecilan? Intip 3 Perencanaannya

Sementara itu, Prita juga mengatakan bahwa strategi finansialnya juga penting, meskipun usaha masih di tahap awal. Maka hal yang perlu dilakukan sebagai berikut.

3. Gunakan modal sendiri

Saat memulai usaha dari rumah, usahakan untuk menggunakan modal sendiri. Sebisa mungkin hindari mengawali dengan berutang.

4. Buat pembukaan sederhana

Penting untuk membuat pembukuaan sederhana saat memulai usaha. Gunakan untuk menghitung omzet, biaya, dan hasil akhir.

5. Pisahkan rekening

Ketika memulai usaha dari rumah, maka pisahkan keuangan rumah tangga dan usaha. Hal ini agar pembukuan menjadi lebih terorganisir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini