Kiat Sukses untuk Pengusaha Milenial yang Ingin Berbisnis

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 14 Maret 2021 19:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 14 455 2377643 kiat-sukses-untuk-pengusaha-milenial-yang-ingin-berbisnis-M0RVnVV4fY.jpg Personal Finance (Shutterstock)

JAKARTA - Kini mulai banyak kalangan milenial yang mulai memberanikan diri untuk terjun sebagai wirausaha. Namun, dalam merintis sebuah bisnis di usia yang masih belia tentu ada kiat-kiat yang harus dipatuhi agar dapat meraih kesuksesan saat menggeluti dunia usaha tersebut.

Lalu, apa saja trik-trik yang harus dijalani para pebisnis pemula tersebut?

Baca juga: Gali Minat dan Kemampuan untuk Merintis Usaha dari Rumah

Salah satu pengusaha milenial, Mochamad Salman Alfarisi menjelaskan tahapan-tahapan yang harus dilalui mereka. Yang pertama, yaitu harus mempunyai mentor bisnis yang memiliki niat untuk mendidik, bukan mendikte.

"Untuk bagaimana caranya butuh mentor yang mau mendidik bukan mendikte. Itu yang membuat saya memberanikan diri," kata Salman di Channel Youtube Layanan Jakarta DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta yang dikutip Okezone, Minggu (14/3/2021).

 Baca juga: Kisah Ade Nurhayati, Sukses Jual Makaroni Sampai Bisa Beli Rumah

Dia menjelaskan, tujuan mempunyai mentor sebagai seorang pebisnis pemula agar ketika menemukan dinamika atau permasalahan dalam menjalani dunia usahan dapat segera mendapatkan solusi yang terbaik.

"Bisnis itu dinamikanya selalu ada. Poin penting untuk mengawali bisnis kita harus siapkan orang yang ngajarin kita atau mentor, karena itu poin yang sangat penting ketika kita mengalami masalah di bisnis. Ketika saya memberaikan diri dan mungkin di situ banyak kendala," ujarnya.

Setelah itu, Anda harus banyak melakukan riset untuk menentukan jenis usaha yang akan digeluti. Salah satu contohnya adalah ketika dahulu dirinya memilih untuk berbisnis makanan Jepang. Saat itu, ketika melakukan berbagai riset, dia meyakini kalau usaha yang akan digeluti akan bertahan dalam jangka waktu yang lama.

"Kita harus melihat dari segi opportunity mengenai produk. Kalau ditanya saya suka mentai atau enggak, sebenarnya biasa aja. Di Jakarta saat itu pun trennya benar-benar lagi naik untuk makanan Jepang. Japanese food kemungkina untuk longterm sangat sustain," ujarnya.

Ketika merintis usahanya, dia mengaku hanya dengan modal awal sebesar Rp6 juta. Kini di usianya menjelang 23 tahun, pengusaha ini sudah memiliki 3 cabang usaha di Ibu Kota. Salah satunya di Thamrin 10 and creative park.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini