Ragam Atap Tambahan Anti Karat, Lindungi Rumah dari Percikan Air Hujan

Koran SINDO, Jurnalis · Minggu 21 Maret 2021 20:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 470 2380346 ragam-atap-tambahan-anti-karat-lindungi-rumah-dari-percikan-air-hujan-QUBw53urqN.jpeg Rumah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Paparan air hujan dan panas matahari lama-lama dapat memudarkan warna dan melapukkan kayu kusen, jendela, dan pintu. Salah satu cara menyiasati kerugian adalah dengan memasang atap tambahan.

Ada beberapa nama atap tambahan yang mungkin telah umum didengar masyarakat. Atap-atap tambahan tersebut memiliki fungsi yang sama yaitu melindungi rumah dari air hujan dan panas matahari. Berikut ulasan jenis-jenis atap tambahan, Rabu (17/3/2021)

1. Kanopi

 

Atap tambahan satu ini selalu menjadi jawaban mengatasi tempias dan panas matahari. Kanopi umumnya terdiri dari tiga jenis bentuk, yaitu seperempat lingkaran, segi empat, dan limas atau segitiga.

Arsitek Denny Indra mengatakan, kanopi seperempat lingkaran dan kotak lebar maksimalnya bisa mencapai 4 meter dan panjang 2 meter. Sedangkan limas/segitiga lebar maksimalnya 12 meter dengan panjang 1 meter.

Baca Juga: Perhatikan 4 Hal Sebelum Pasang Carport di Samping Rumah 

Umumnya, material penutup kanopi terbuat dari kanvas. Ada juga material lain seperti vinil, polimer, dan polikarbonat. Namun, seiring perkembangannya banyak material lain yang dianggap lebih awet seperti akrilik dan polyester yang bisa bertahan hingga lima tahun.

“Ini karena akrilik dianggap lebih tahan terhadap cuaca, tidak mudah robek, dan tahan luntur. Sementara polyester memiliki sifat tahan terhadap jamur,” tutur Denny.

Cara perawatan kanopi juga terbilang mudah, hanya perlu dibersihkan minimal tiga kali dalam setahun. Denny menyarankan kanopi dibersihkan menggunakan sampo dengan kandungan deterjen paling sedikit, gosok menggunakan spon halus dalam satu arah agar materialnya tidak cepat rusak.

2. Pergola

Selain kanopi, pergola juga bisa digunakan untuk atap tambahan. Atap datar ini juga dapat melindungi bagian rumah dari terpaan panas matahari dan air hujan. Biasanya diaplikasikan pada carpot sebagai pelindung mobil.

Beberapa orang memilih membuat pergola menggunakan material beton yang sifatnya lebih permanen. Namun, pilihan material untuk pergola juga cukup beragam. Ada kayu, besi, hingga stainless steel.

“Bahan stainless steel dianggap lebih tahan karat, elegan, dan perawatannya tidak rumit,” jelas Denny.

Bahan stainless steel relatif lebih mahal dan pemasangannya butuh tenaga profesional. Material besi juga cukup digemari, hanya saja mudah berkarat. Denny mengungkapkan material lain yang bisa digunakan yaitu polikarbonat, plastik, seng, dan fiber semen.

Polikarbonat banyak digemari karena tampilannya yang transparan membuat ruangan di bawahnya terang, namun kualitasnya lama kelamaan akan hilang dan jadi kusam. Plastik juga termasuk material yang banyak digemari orang.

“Bahan plastik juga cukup banyak penggemarnya karena relatif lebih murah, namun bahannya cenderung mudah rusak sehingga harus diperbarui dalam jangka waktu tertentu,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini