Elon Musk Bakal Tutup Tesla, Ada Apa?

Djairan, Jurnalis · Minggu 21 Maret 2021 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 21 455 2381376 elon-musk-bakal-tutup-tesla-ada-apa-jsT7hBtcwi.jpg Elon Musk (Foto: The Independent)

JAKARTA - CEO Tesla Elon Musk akan menutup Tesla. Bukan tanpa alasan orang terkaya di dunia mengatakan hal ini.

Elon Musk menepis mobil buatannya digunakan untuk mata-mata negara lain. Dia menegaskan segala informasi yang direkam mobil Telsa bersifat rahasia dari pihak mana pun.

Bahkan, saat ini pemerintah China memerintahkan pegawai negeri dan personel militer untuk membatasi penggunaan mobil Tesla. Tak hanya itu, mobil listrik tersebut juga dilarang masuk area-area tertentu, termasuk markas militer.

"Jika Tesla digunakan untuk mata-mata di China atau di mana pun, kami akan menutupnya (Tesla)," kata Musk dalam China Development Forum dilansir dari CNBC, Minggu (21/3/2021).

Baca Juga: Pak Luhut, Tesla Jadi Investasi di Indonesia? 

Forum tersebut dihadiri oleh pelaku bisnis China papan atas dan diselenggarakan oleh yayasan yang terafiliasi dengan Dewan Negara China. Di China, mobil Tesla dilarang masuk kompleks militer dengan alasan keamanan nasional.

Pasalnya, ada kamera yang di kendaraan yang dikhawatirkan merekam seluruh fasilitas yang ada. China khawatir data-data tersebut bisa diakses Amerika. Sensor kamera yang ada di mobil Tesla dilaporkan dapat merekam gambar di sekitar lokasi.

Selain itu, mobil tersebut mengambil data-data seperti kapan dan dimana mobil digunakan serta informasi pribadi seperti daftar kontak apabila ponsel pengguna terhubung dengan mobil. Pembatasan mobil Tesla di China menjadi salah satu topik dalam pertemuan antara pejabat China dan diplomat AS di Alaska beberapa waktu lalu.

Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya sejak Joe Biden menjadi Presiden AS pada Januari 2021. Musk menilai, kecurigaan itu merupakan dampak hubungan Washington dan Beijing yang memanas dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, dia menyerukan kepada AS dan China untuk meningkatkan rasa saling percaya.

China merupakan pasar yang penting bagi Tesla. Mobil Model 3 dan Model Y kini menguasai 13 persen pangsa pasar mobil listrik di China. Di China, Tesla berkompetisi dengan Xpeng, produsen mobil listrik lokal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini