5 Peristiwa Ini Bikin Reputasi Perusahaan Rusak

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Jum'at 26 Maret 2021 05:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 455 2383886 5-peristiwa-ini-bikin-reputasi-perusahaan-rusak-7bgXubSqho.jpeg Ilustrasi Tips Memulai Bisnis (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Ketika membentuk suatu usaha atau bisnis, pastinya akan ada risiko dari pembentukan tersebut, yaitu risiko reputasi. Jika tidak diperhatikan dengan baik, citra perusahaan di tengah pasar dan masyarakat bisa menjadi buruk.

Sebelum itu, ketahui maksud dari risiko reputasi. Risiko reputasi adalah kemungkinan bahwa publisitas yang buruk dapat merusak citra publik bisnis dan mengganggu kemampuannya untuk menghasilkan pendapatan. Reputasi tersebut bersifat subjektif dan berdasarkan pada persepsi publik.

Dilansir dari The Balance Small Business, Jakarta, Jumat (26/3/2021), reputasi yang baik membutuhkan waktu lama untuk dikembangkan dan banyak upaya untuk dipertahankan. Bila tidak dijaga dengan baik, reputasi yang telah dipertahankan itu bisa hancur dalam sekejap karena beberapa peristiwa tertentu.

Baca Juga: 5 Bisnis Kuliner Kekinian, Auto Laris!

Oleh sebab itu, ketahuilah hal apa saja yang dapat membuat reputasi perusahaan menjadi buruk sehingga risiko rusaknya citra publik bisnis dapat terjadi. Berikut 5 jenis peristiwa yang bisa merusak reputasi perusahaan.

1. Pelanggaran Data

Meskipun pelanggaran data apa pun dapat merusak reputasi perusahaan. Insiden yang melibatkan data sensitif, seperti nomor jaminan sosial atau tanggal lahir dapat menyebabkan lebih banyak kerugian jika pencuri data menjualnya ke pasar gelap.

Menurut Small Business Administration, email phishing kepada karyawan, karena mereka sering kali terhubung langsung ke sistem komputer perusahaan, adalah penyebab utama pelanggaran data.

Baca Juga: Bisnis Budidaya Lobster, Rojak Untung Rp250 Juta!

2. Masalah Karyawan

Sudah cukup buruk jika menemukan pekerja di perusahaan atau lebih buruk lagi prinsipal perusahaan telah melanggar hukum. Jika fakta itu dipublikasikan, itu dapat sangat merusak reputasi perusahaan.

3. Penarikan dan Produk Cacat

Tentunya setiap perusahaan ingin produk dan layanannya menjadi yang terbaik. Namun, jika harus menarik kembali suatu produk, atau jika menerima publisitas buruk untuk pekerjaan yang salah, seorang pengusaha tidak hanya harus memperbaiki masalah dan mengelola potensi masalah hukum, tetapi juga memperbaiki kerusakan pada reputasinya.

4. Posting Negatif di Media Sosial

Pelanggan dapat memposting ulasan negatif atau tidak akurat di situs media sosial atau karyawan mungkin menulis sesuatu yang memalukan tentang perusahaan. Kegiatan tersebut sangat berpotensi merusak reputasi perusahaan dengan cepat karena penyampaian ulasan tersebut akan berkembang cepat di internet.

5. Kecelakaan di Tempat Kerja

Kecelakaan bisa sangat merusak jika melibatkan kutipan Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) atau bukti lain dari masalah keselamatan. Misalnya, seorang karyawan dari bisnis konstruksi dapat terluka dalam keruntuhan parit yang sebenarnya dapat dicegah dengan penopang yang tepat.

Reputasi perusahaan bisa buruk karena dianggap tidak bisa melindungi para pekerjanya ketika melaksanakan tugas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini