3 Alasan Berhenti Bekerja dan Banting Setir Buka Usaha

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Sabtu 27 Maret 2021 22:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 455 2384406 3-alasan-berhenti-bekerja-dan-banting-setir-buka-usaha-eQTwM4k0oH.jpg Tips Usaha di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Memutusan mengubah karier di tengah pandemi merupakan keputusan yang sulit. Dari yang tadinya bekerja kantoran, kemudian menjadi seorang pengusaha.

Jika demikian, saat memutusan memutar haluan karier, harus didasari alasan apa yang kuat. Jangan berhenti kerja karena menganggap membuka suatu usaha lebih enak atau mudah.

Baca Juga: 5 Peristiwa Ini Bikin Reputasi Perusahaan Rusak

Jika mempertimbangkan untuk mengubah karier dengan membuka usaha restoran waralaba, berikut adalah tiga alasan utamanya, dilansir dari Entrepreneur, Sabtu (27/3/2021).

1. Salah kaprah dari konsep membuka usaha waralaba

Ada banyak kesalahpahaman tentang memiliki restoran waralaba. Beberapa investor berpikir mereka membutuhkan latar belakang di industri restoran agar sukses, atau berpendapat bahwa membeli konsep restoran tahap awal terlalu berisiko.

Baca Juga: 5 Bisnis Kuliner Kekinian, Auto Laris!

Pada kenyataannya, waralaba adalah sebuah bisnis dengan sistem yang matang dan dirancang untuk meminimalkan risiko dan menghasilkan keuntungan yang konsisten. Sebagian besar merek juga memiliki jaringan pengusaha waralaba yang antusias berbagi tips dan saran terbaik satu sama lain.

2. Keuntungan dari strategi blitzscaling

Setelah calon penerima waralaba mengidentifikasi konsep yang hebat, sistem yang dapat direplikasi, mereka dapat mengambil investasi kecil dan meningkatkan skala dengan cepat. Hal ini dicapai melalui efek bola salju dari blitzscaling - ketika pemegang waralaba menginvestasikan kembali uang tunai dari lokasi pertama mereka untuk membuka lokasi kedua, dan seterusnya, untuk menambah keuntungan mereka.

Dengan menggunakan strategi ini, investor tidak hanya menghasilkan arus pendapatan yang jauh lebih besar, tetapi juga dapat menjual bisnis mereka untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi.

3. Kesempatan luas untuk menentukan tempat usaha

Sebuah survei baru dari Deloitte menunjukkan bahwa permintaan untuk hotel, ritel, dan ruang perkantoran dapat mengalami penurunan dua digit dalam aktivitas leasing selama 18 bulan ke depan.

Dari sini, muncul peluang menarik bagi pewaralaba untuk membeli dan mengonversi restoran yang baru saja tutup. Karena lokasi ini sudah memiliki peralatan dapur, pengusaha waralaba dapat menurunkan biaya di muka, membuka restoran lebih cepat, dan melihat pengembalian investasi yang cepat.

Menemukan lokasi yang tepat bisa dibilang merupakan langkah terpenting dari proses waralaba, dan pada tahun 2021, pewaralaba akan memilih lokasi yang sangat diinginkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini