Fakta Sri Mulyani Ditawari Pinjol saat Utang Pemerintah Rp6.361 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 06:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 320 2385432 fakta-sri-mulyani-ditawari-pinjol-saat-utang-pemerintah-rp6-361-triliun-g6g1tvzvB3.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram @SMIndrawati)

2. Kemajuan Teknologi Finansial untuk Mudahkan Masyarakat

 

Kendati demikian, maraknya tawaran utang online ini kata Sri Mulyani tidak terlepas dari kemajuan teknologi finansial atau fintech, yang memudahkan masyarakat mencari pinjaman uang secara cepat dan online.

3. Sri Mulyani Ingatkan Masyarakat Soal Fintech Ilegal

 

Namun, Sri Mulyani mengingatkan agar masyarakat mewaspadai fintech ilegal. Jika tidak, fintech ilegal ini akan berdampak buruk ke depannya.

"Maka dari itu saya meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar terus melakukan edukasi kepada masyarakat, supaya mereka tahu mana yang legal dan mana yang tidak. Fintech sekarang sudah muncul orang seperti tengkulak, sekarang tengkulaknya coming to your handphone," cetus Sri Mulyani.

4. Akan Perbaiki Ekosistem Keuangan

Namun, dia mengakui bahwa kemajuan teknologi tersebut memang tidak dapat dihindari. Dari sisi positifnya, keberadaan platform digital ini bisa meningkatkan inklusivitas keuangan di Indonesia.

"Sebagai pembuat kebijakan, tentunya saya harus menerima perkembangan dan kemajuan tersebut. Saya sangat humble, eventhough saya sudah lama jadi Menteri Keuangan. Kita akan perbaiki ekosistem keuangan kita seiring perkembangan, saya humble dengan fenomena ini," tukas Sri Mulyani.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini