Sabun Mandi Berbahan Limbah Ini Cuan hingga Diekspor ke Eropa

Trisna Purwoko, Jurnalis · Minggu 28 Maret 2021 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 455 2385301 sabun-mandi-berbahan-limbah-ini-cuan-hingga-diekspor-ke-eropa-Cw8XP0mQtQ.jpg Rupiah (Shutterstock)

BANTUL – Mendengar kata limbah, banyak yang membayangkan sampah menjijikan dan kotor. Namun, di tangan orang kreatif, limbah mempunyai nilai ekonomi, seperti kulit buah dan dedaunan.

Seorang warga Bantul mencoba berkreasi dengan membuat sabun mandi dengan campuran limbah. Kreasi sabun mandi dengan campuran limbah kulit buah dan dedaunan ini ternyata diminati pasar bahkan peminatnya sampai ke Eropa.

Baca juga: 3 Alasan Berhenti Bekerja dan Banting Setir Buka Usaha

Untuk meminimalisir dan mengurangi sampah yang semakin hari semakin menumpuk, seorang warga di Bantul, DI Yogyakarta melakukan langkah sederhana dengan membuat sabun mandi batangan dari bahan daur ulang atau limbah seperti kulit jeruk, daun jati dan cabai yang sudah mengering.

sejak tahun 2008 keluarga yang bertempat tinggal di Kasongan, Kapanewon Kasihan, Bantul, Yogyakarta ini mulai mengurangi dan meminimalisir menggunakan produk yang dikemas dengan bahan plastik yang sekali pakai. Berawal dari itu, Hamdani (pria 52 tahun) bersama sang istri mulai berkreasi membuat sabun alami ramah lingkungan yang terbuat dari bahan daur ulang.

Baca juga; 8 Cara Bangun Bisnis dari Nol agar Cepat Sukses

Sebelum diproses menjadi sabun mandi, bahan bahan dari limbah seperti kulit jeruk daun jati yang mulai mengering tersebut kemudian di bersihkan. Lalu dikeringkan dan haluskan dengan cara di giling sampai lembut hingga menjadi bubuk.

Setelah menjadi serbuk kering, bahan limbah tadi dicampur dengan minyak kelapa, natrium dioksidan dan air secukupnya. Kemudian diaduk hingga mengental dan dituangkan ke dalam wadah cetakan.

Sabun mandi homemade buatan warga bantul ini sudah dipakai bertahun tahun oleh keluarga Hamdani dan dinilai cukup baik untuk mandi serta tidak merusak kulit. Untuk satu buah sabun batang berbahan limbah sendiri dijual dengan harga Rp20.000 per buah.

Untuk mengurangi penggunaan sampah sabun alami berbahan limbah yang ramah lingkungan sengaja tidak dikemas dengan plastik ataupun kertas, namun hanya diberikan seutas tali pada ujung sabun. Menurut beberapa warga, sabun mandi berbahan limbah ini cukup lembut dan aroma wangi yang berasal dari limbah buah tersebut masih terasa saat digunakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini