6 Tips Menabung Uang Lebih Banyak meski Pengeluaran Besar

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Minggu 04 April 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 622 2387692 6-tips-menabung-uang-lebih-banyak-meski-pengeluaran-besar-9oqAFIsN95.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Ketika pendapatan bertambah, beberapa orang juga merasakan bertambahnya pengeluaran. Hal tersebut membuat kegiatan menabung menjadi semakin sulit dilakukan. Apalagi ketika memiliki tagihan kartu kredit dan memiliki pembayaran fitur berbayar seperti Netflix atau Spotify.

Walaupun begitu, masih banyak juga orang yang bisa mengelola keuangannya dengan baik, salah satunya dengan memantau dengan rutin pengeluarannya.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang menabung terutama untuk jangka panjang, dilansir dari Budget Direct, Minggu (4/4/2021).

Baca Juga: Bicara Uang dengan Anak sejak Dini, Begini Caranya 

1. Buat anggaran/budgeting

 

Inti dari setiap perencanaan tabungan adalah anggaran. Penganggaran membantu seseorang memprioritaskan pengeluaran dan menemukan keseimbangan antara pengeluaran dan tabungan sepanjang tahun. Dengan memeriksa laporan kartu kredit, tagihan, dan pembiayaan, orang dapat menghitung semua pengeluaran rutin, seperti sewa atau pinjaman rumah, transportasi, asuransi, dan listrik.

Sebaiknya perbarui anggaran setidaknya sekali setahun, atau lebih sering jika keadaan berubah secara signifikan, misalnya mendapatkan atau kehilangan pekerjaan dan memiliki anak. Jika membelanjakan lebih dari pendapatan, tanyakan pada diri sendiri pengeluaran apa yang dapat dipotong atau kurangi.

2. Lunasi kartu kredit tepat waktu

Membayar kartu kredit secara penuh dan tepat waktu adalah cara terbaik untuk menghindari biaya bunga dan biaya keterlambatan pembayaran.

3. Buka rekening tabungan

Selain membatasi akses uang, rekening tabungan dapat memberi tingkat bunga yang lebih tinggi daripada rekening transaksi dasar.

Rekening tabungan adalah suatu tempat di mana orang dapat meletakkan sebagian atau seluruh penghasilan bebas, jumlah yang tersisa setelah membayar kebutuhan pribadi dan pajak atau penghasilan tambahan. Orang bisa menangkal godaan untuk membelanjakan uang dengan mengatur transfer otomatis (auto debet) dan terjadwal dari rekening utama (rekening transaksi) ke rekening tabungan.

4. Kendalikan keinginan impulsif

Kartu kredit, ATM, dan belanja online semakin memudahkan pengeluaran uang. Terutama pada hal-hal yang diinginkan daripada yang dibutuhkan, hal ini tergantung kepada sejauh mana orang menyerah kepada kemauan tersebut. Jika ada sesuatu yang diinginkan, tunggu setidaknya sehari sebelum membelinya, atau 30 hari jika itu adalah pembelian besar yang tidak perlu.

5. Rencanakan makanan sehari-hari

Perencanaan makan adalah salah satu cara termudah untuk menghemat uang. Akan lebih mudah bagi seseorang untuk tetap sesuai anggaran dengan membeli semua barang kebutuhan pokok di toko-toko dengan harga lebih rendah. Selain itu, untuk menghemat anggaran makanan bisa juga dengan menggunakan makanan yang sudah ada di dapur, kebun, dan freezer, daripada membeli take away.

6. Hindari mentalitas kemiskinan

Banyak orang menganggap penghematan, menggunakan uang dan sumber daya lainnya dengan hati-hati dan tidak menyia-nyiakan itu sangat baik. Namun, meski hemat adalah cara yang jelas untuk menabung, kita perlu waspada agar tidak terlalu hemat.

Orang dengan mentalitas miskin disibukkan dengan kekurangan uang. Orang-orang ini cenderung memiliki keyakinan yang membatasi diri dan membuat keputusan berdasarkan rasa takut kehilangan atau kegagalan. Sebaliknya, orang yang makmur mendasarkan keputusan mereka pada apa manfaat yang mungkin didapat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini