Erick Thohir Pede Makin Banyak BUMN Masuk Fortune Global 500

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 02 April 2021 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 02 320 2388503 erick-thohir-pede-makin-banyak-bumn-masuk-fortune-global-500-32K0DByaL1.jpg Kementerian BUMN (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Usai bertemu dengan sejumlah pihak di China, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, akan ada sejumlah BUMN yang masuk dalam Fortune Global 500.

Dalam kunjungannya bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi di China, Erick menyempatkan diri bertemu dengan Vice Chairman dari State-Owned Asset Supervision and Administration (SASAC), Ren Hongbin.

Baca Juga:  Erick Thohir hingga Mendag Lutfi ke China, Tawarkan Proyek Baterai Listrik

Pertemuan kedua pihak membahas perihal peningkatan kerjasama badan usaha antar kedua negara. Erick mengakui, kesempatan itu dimanfaatkan untuk mempelajari bagaimana otoritas setempat mereformasi dan mentransformasi badan usahanya agar lebih efisien.

Dengan begitu, dia meyakini, jika langka transformasi 97 badan usaha China di bawah kelolaan SASAC, bisa dilakukan oleh Kementerian BUMN.

Baca Juga:  Menhub: Pemerintah Gandeng Bank Dunia Siapkan Peta Jalan Mobil Listrik

"Yang menggelitik, counterpart saya menargetkan, kalau memang Tiongkok bisa 48 company bisa masuk ke top 500, kenapa Indonesia cuma dua? Tentu saya tidak bisa menyebutkan target apapun, saya hanya bilang kalau bisa double," ujar Erick, Jumat (2/4/2021).

Dia mencatat, BUMN Indonesia dan BUMN Tiongkok mempunyai misi dan visi yang sama untuk masing-masing negaranya. Sama dengan perseroan pelat merah, BUMN Tiongkok dinilai mampu memberikan kontribusi ke masyarakat selain membantu peningkatan penerimaan negara. Meski begitu, dia menegaskan ada perbedaan antara SASAC dan Kementerian BUMN.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan dialog dan membuat platform kerjasama BUMN antar kedua negara yang lebih konkrit. Untuk mewujudkan kerja sama yang berkelanjutan, SASAC mengundang Kementerian BUMN dan BUMN Indonesia untuk melakukan pertemuan rutin dengan mereka dan BUMN Tiongkok.

Selanjutnya, SASAC dan Kementerian BUMN akan meninjau beberapa proyek kerjasama di sektor ketenagalistrikan dan kerjasama investasi perikanan kelas dunia untuk wilayah Timur Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini