12 Juta UMKM Beralih ke Digital Efek Covid-19

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Minggu 04 April 2021 09:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 04 455 2389016 12-juta-umkm-beralih-ke-digital-efek-covid-19-vIqIlcVpra.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mencatat, UMKM yang masuk dalam ekosistem digital mengalami peningkatan pesat sejak pandemi Covid-19. Saat ini terdapat 12 juta UMKM yang beralih ke digital, padahal sepanjang 2020 hanya tercatat 8 juta pelaku UMKM saja.

Dia menuturkan, peningkatan pertumbuhan UMKM yang beralih ke digital telah mencapai 19 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan pertumbuhan pada 2020 yang hanya sebesar 12 persen.

"Melalui sinergi seluruh kepentingan hari ini, angka UMKM yang hadir dalam ekosistem digital tumbuh capai lebih dari 19 persen populasi pelaku usaha, atau 12 juta UMKM," ujar dia dalam konferensi pers, Sabtu (3/4/2021).

Baca Juga: Pemerintah Borong Produk UMKM sampai Rp400 Triliun! 

Meskipun terus mengalami peningkatan, Kemenkop UKM tetap akan terus menggenjot pertumbuhan ekosistem digital bagi sektor UMKM hingga mencapai 30 juta UMKM di 2023.

"Transformasi digital UMKM akan terus kami dorong. Pemerintah dan pemangku kepentingan kolaborasi demi target 30 juta UMKM 2023 yang terhubung ke digital," kata dia.

Teten pun memasang target, demi pemenuhan pertumbuhan hingga 30 juta UMKM di 2023, setidaknya sebanyak 500.000 UMKM produk artisan harus onboarding di ekosistem digital setiap tahunnya.

"Diharapkan 500.000 UMKM produk artisan on boarding digital setiap bulan. Maret ambisius (tercapai) tapi kalau kerja sama kan bisa kita lampaui," kata Teten.

Dia pun memastikan, pemerintah akan terus mendorong peningkatan literasi digital di sektor UMKM agar terciptanya peningkatan kapasitas produksi dan produk yang berdaya saing.

Lebih lagi, UMKM punya arti penting bagi perekonomian nasional. Sektor ini berjumlah 64 juta dan berkontribusi sebanyak 14 persen dari total ekspor non-migas. Selain itu, sektor UMKM juga menyerap 60 persen total investasi dan menyedot 97 persen tenaga kerja. Adapun, kontribusinya terhadap PDB mencapai 61 persen.

Oleh karena itu lewat Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang diselenggarakan pada April ini, pemerintah telah menyiapkan sejumlah kegiatan untuk mendukung meningkatkan potensi sektor UMKM.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini