Penjualan Moncer, Senyum Lebar Pedagang Mainan Pasar Gembrong di Tengah Covid-19

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 04 April 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 04 455 2389175 penjualan-moncer-senyum-lebar-pedagang-mainan-pasar-gembrong-di-tengah-covid-19-BqO1iXIbBe.jpg Penjualan Mainan di Pasar Gembrong (Foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Panas terik matahari tidak menyurutkan para pembeli untuk memburu mainan di sepanjang jalan Jenderal Basuki Rahmat, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (4/4/2021) siang. Tempat itu bernama Pasar Gembrong.

Ya, kawasan itu memang kerap menjadi pilihan para pemburu mainan anak dengan harga miring. Kios-kios yang menjual aneka mainan seperti boneka, replika pesawat terbang, kendaraan, pistol air, hingga kereta api, sepeda anak, mobil remote control berjejer di sana.

Meski pandemi Covid-19, nampaknya aktivitas jual-beli di sana tetap ramai dikunjungi para pembeli. Di antara mereka ada yang memilih-milih barang dan langsung membeli hingga hanya sekadar menanyakan harga.

Baca Juga: Jokowi Benci Produk Asing, Pedagang Keluhkan Banjirnya Barang Impor di E-Commerce 

Berdasarkan pantauan Okezone, sejak pukul 14.00 WIB, orang-orang silih berganti berdatangan untuk memburu mainan bagi anak-anaknya. Meski ramai, sebagian besar pengunjung dan penjual rata-rata menggunakan masker.

Namun, ada juga yang tidak mengenakan masker sebagai protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah.

 Pasar Gembrong

Sejumlah kendaraan baik itu motor dan mobil milik pengunjung maupun pembeli terlihat terparkir di bahu jalan. Meski demikian, sejumlah juru parkir tetap merapikan parkiran tersebut sehingga kemacetan tidak terjadi.

Penjualan mainan di Pasar Gembrong tak seperti bisnis lainnya yang mengalami kelesuan. Hal itu diungkapkan oleh beberapa penjual dan pelayan toko di Pasar Gembrong.

Salah satu penjual, Ardi menyatakan bahwa wabah corona tak mengganggu pemasukan para pedagang. Sebab, berdasarkan penghitungannya selama ini, pandemi Covid-19 turut membuat beberapa produk jualannya mengalami peningkatan penjualan.

"Di sini penjualan enggak pengaruh corona. Pengunjung masih tetap ramai, malah beberapa produk alami peningkatan penjualan," kata Ardi kepada Okezone di lokasi, Minggu (4/4/2021).

Mainan 

Dia menjelaskan, beberapa jenis mainan yang kerap diburu masyarakat seperti mobil remote control, tempat berenang anak, dan sepeda anak. Dirinya menduga adanya lonjakan permintaan mainan karena kini banyak aktivitas yang dilakukan di rumah.

"Barang-barang seperti mobil remote control paling banyak dicari. Harganya kisaran Rp300.000 hingga Rp750.000. Kalau diperkirakan kenaikan penjualan selama pandemi kisaran 25%-50%," ujarnya.

Cerita sama diungkapkan oleh Arman yang mengaku jualannya tidak mengalami penurunan ketika pandemi Covid-19 menyerang Indonesia. Masyarakat masih memilih Pasar Gembrong bila mencari mainan anak karena harganya yang masih murah ketimbang di tempat lain dan pasar online.

"Kalau dibandingkan harga-harga di sini memang lebih murah. Kadang-kadang mereka yang mencari barang untuk dijual lagi saja belinya di sini. Mainan di sini harganya dari Rp50.000 hingga ada yang mencapai Rp1.000.000," kata dia.

Drinya tak menghitung berapa kenaikan nilai penjualan selama ada wabah corona tersebut. Namun, dia memprediksi jelang Lebaran nanti pengunjung akan meramaikan kawasan tersebut.

"Biasanya seminggu jelang Lebaran di sini pasti padat banget. Tahun lalu saja, masih tetap ramai. Apalagi kalau para pekerja sudah cair THRnya, pasti tidak lama Pasar Gembrong diserbu pembeli," kata dia.

Sementara itu, pedagang lainnya, Eka mengaku, pihaknya tetap melayani setiap pembeli yang menawar harga mainan yang telah dipatok.

"Ya kalau namanya nawar harga mah sudah biasa. Tadi aja saya layanin beberapa pembeli. Kebanyakan pada nawar sih. Tapi ya enggak sadis-sadis banget," katanua.

Eka bukanlah pemilik kios, dia hanya bekerja pada sang pemilik kios mainan. Soal barang dagangan yang dijual, dirinya akan melepas barang dengan laba yang tak jauh dari harga asli. Minimnya, harga barang akan dilepas jika sesuai dengan modal awal.

"Jadi setiap mainan yang dijual itu kita tahu harga aslinya. Kemudian, pemilik sudah menetapkan harga jual termurah yang dilepas kepada para pembeli," katanya.

 Mainan

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini