Mudik Dilarang, Pengusaha Berharap Masyarakat Staycation di Hotel

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 05 April 2021 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 470 2389540 mudik-dilarang-pengusaha-berharap-masyarakat-staycation-di-hotel-lo3nZf5yKH.jpg Ilustrasi Hotel (Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah baru-baru ini mengeluarkan larangan mudik untuk liburan panjang lebaran. Bagaimana industri perhotelan?

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwantono mengatakan bahwa selama mudik lebaran, yang diuntungkan adalah pihak daerah. Kendati demikian, dalam kondisi libur, Jakarta juga menjadi tujuan wisata bagi kelompok masyarakat non-muslim.

 Baca juga: Pengusaha Hotel Dapat Jaminan Pembiayaan, Ini Penjelasan Menko Airlangga

"Kalau kondisi normal tanpa padat pandemi, kita lebih suka jika tidak ada larangan mudik. Tapi kita menyadari bahwa Covid-19 lebih berat, jadi pengendalian penularan lebih penting dari yang lain," ucap Sutrisno dalam virtual media briefing PHRI di Jakarta, Senin(5/4/2021).

Dia mengatakan, pihaknya mematuhi peraturan pemerintah agar pandemi Covid-19 bisa cepat selesai dan keadaan bisa pulih normal.

 Baca juga: Setelah Mobil dan Rumah, Menko Airlangga Siapkan Insentif untuk Hotel hingga Resto

"Kalau orang tidak mudik, teman-teman yang nonmuslim kan jadi tidak bisa ke luar negeri, jadi mereka banyak stay di Jakarta dan sebagian besar juga masuk ke hotel-hotel. Kita berharap bisnis hotel bisa tumbuh 20-30% dari kondisi sebelumnya," ungkap Sutrisno.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta Gumilar Ekalaya mengatakan bahwa larangan mudik ini lebih berdampak ke daerah karena banyak orang mudik dari kota-kota besar.

"Kalau menginap di hotel, disini hotel-hotel bisa menawarkan dengan diskon murah yang biasanya di liburan dengan paket yang bisa dimanfaatkan warga Jakarta untuk berlibur," tambah Gumilar.

Menurut dia, larangan mudik ini justru lebih menguntungkan bagi Jakarta. "Karena spending orang yang tadinya mau ditujukan untuk di daerah, dibuat untuk staycation atau vacation di Jakarta atau wilayah sekitarnya," pungkas Gumilar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini