BEI Sebut Transaksi Harian IHSG Turun karena January Effect, Apa Itu?

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 278 2390279 bei-sebut-transaksi-harian-ihsg-turun-karena-january-effect-apa-itu-qejzH0rcN9.jpg Indeks Saham Harga Gabungan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, nilai transaksi harian di pasar modal mengalami penurunan pada perdagangan kemarin sebesar Rp8,15 triliun. Angka ini turun dari pekan sebelumnya dengan rata-rata sebesar Rp10 triliun-Rp12 triliun.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono W Widodo menilai, menurunnya angka transaksi harian disebabkan January Effect yang biasa terjadi setiap awal tahun.

Baca Juga: IHSG Naik 0,5%, Berhasil Kembali ke Level 6.003

"Plus euforia karena adanya program vaksinasi yang sedang berjalan dan akan mendongkrak perekonomian," ujar Laksono dalam keterangan tertulis, Selasa (6/4/2021).

Setelah euforia itu menyusut, Laksono menyebut saat ini investor sedang menunggu hasil nyata dalam hal data-data perbaikan ekonomi.

Baca Juga: IHSG Rebound 0,4%, Tak Mampu Tembus Level 6.000 di Sesi I

"Selain itu emiten juga belum melaporkan laporan keuangan 2020 sehingga market masih 'wait dan see'," kata dia.

Dia menyebut, penurunan transaksi harian juga terjadi di pasar modal selain di Indonesia. Selain itu, wacana pembatasan mudik selama libur lebaran tentunya juga berpengaruh terhadap sentimen investor terkait recovery ekonomi.

"Tentunya juga berpengaruh terhadap penurunan IHSG karena sikap “wait and see” tersebut," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini