Pendapatan Turun, Laba Summarecon Anjlok 65% Jadi Rp179 Miliar

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 08:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 278 2390618 pendapatan-turun-laba-summarecon-anjlok-65-jadi-rp179-miliar-KnInCYJI7D.jpg Laba SMRA Anjlok (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan tahunan, SMRA mencatatkan laba bersih sebesar Rp179,83 miliar atau lebih rendah 65,07 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp514,98 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (7/4/2021), pendapatan Perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp5,02 trilliun atau turun 15,34 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp5,94 triliun, dengan laba per saham dasar Rp12,47.

Baca Juga: Summarecon Raup Pendapatan Rp5,9 Triliun pada 2019 

Adapun pendapatan perseroan terdiri atas pengembang properti, properti investasi dan lain-lain. Pengembang properti tercatat Rp3,66 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp3,61 triliun; properti investasi tercatat Rp893,63 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,59 triliun dan pendapatan lain-lain tercatat Rp466,45 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp725,72 miliar.

SMRA mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan dan beban langsung di tahun 2020 menjadi Rp2,73 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,09 triliun. Beban penjualan juga mengalami penurunan menjadi Rp275,47 miliar dari sebelumnya Rp354,46 miliar dan beban umum dan administrasi menurun menjadi Rp746,61 miliar dari sebelumnya Rp915,46 miliar.

Kas neto diperoleh digunakan untuk aktivitas operasi tercatat Rp22,93 miliar, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp479,43 miliar dan kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan tercatat Rp494,42 miliar.

Summarecon Agung mencatatkan liabilitas sebesar Rp15,83 triliun dan ekuitas sebesar Rp9,08 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp24,92 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp24,44 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini