Tak di Indonesia, J&T Bakal IPO di AS Incar Dana Rp14,5 Triliun

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 278 2390809 tak-di-indonesia-j-t-bakal-ipo-di-as-incar-dana-rp14-5-triliun-nefUk1CU3w.jpg IPO (Shutterstock)

JAKARTA - J&T Express berencana untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street. Pasalnya, perusahaan kurir asal Indonesia ini sedang mencari dana USD1 miliar atau Rp14,49 triliun (Rp14.490 per USD).

Mengutip Bloomberg, Jakarta, Rabu (7/4/2021), perusahaan yang berbasis di Jakarta ini sedang berdiskusi dengan penasihatnya untuk penjualan saham pertama kalinya. Menurut sumber, paling cepat dilakukan pada kuartal keempat 2021.

 Baca juga: Listing di Bursa, Saham Imago Mulia Loncat 10%

IPO ini dapat memberi nilai J&T Express sekitar USD5 miliar, kata salah satu orang, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena informasi tersebut bersifat pribadi. Perusahaan sedang mempertimbangkan putaran pendanaan baru setelah baru-baru ini mengumpulkan USD300 juta, kata salah satu orang.

J&T Express berpotensi menantang operator menara telekomunikasi PT Indosat sebagai perusahaan yang terdaftar di AS terbesar di AS, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Indosat mengumpulkan USD1,05 miliar dalam IPO pada tahun 1994. Jika berhasil, J&T Express juga akan menjadi perusahaan Indonesia pertama yang terdaftar di New York sejak 2019.

 Baca juga: 7 Fakta 22 Perusahaan Antre IPO di BEI, BUMN dan Unicorn Tak Masuk Daftar

Rincian IPO J&T Express termasuk ukuran dan garis waktu masih bisa berubah karena pertimbangan terus berlanjut, kata sumber tersebut. Perwakilan J&T Express menolak berkomentar.

Didirikan pada 2015 oleh pengusaha Jet Lee dan Tony Chen, J&T Express telah berkembang ke negara-negara termasuk Malaysia, Vietnam, Indonesia, Thailand, Singapura, Kamboja dan China, menurut situs webnya. Perusahaan kurir tersebut memiliki lebih dari 350.000 karyawan dan baru-baru ini meluncurkan sebuah kargo udara di Tangerang.

J&T Express termasuk di antara mitranya, firma e-commerce Indonesia PT Tokopedia dan Bukalapak.com dan Shopee, sebuah unit Sea Ltd. yang berbasis di Singapura.

Permintaan logistik dan gudang telah dibebani oleh pandemi karena pelanggan semakin beralih ke belanja online. Penyedia layanan pengiriman sangat dibutuhkan di Indonesia karena penduduknya yang berjumlah 267 juta tersebar di sekitar 7.000 pulau.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini