Pindahan Rumah, Berikut Barang yang Tak Perlu Dibawa

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 470 2390847 pindahan-rumah-berikut-barang-yang-tak-perlu-dibawa-4dEwBWSvPN.jpg Tips Pindah Rumah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Proses pindah rumah menjadi salah satu batu loncatan memulai kehidupan baru yang lebih baik. Namun, hal tersebut memiliki beban dan keuntungannya tersendiri.

Bebannya, prosesnya berat dan butuh biaya dan waktu tersendiri. Keuntungannya, selain suasana baru, adalah kesempatan untuk memilah kembali barang-barang yang tidak lagi dibutuhkan.

Meringankan beban dengan membuang barang tentu butuh pertimbangan matang. Orang kerap merasa kewalahan atau kesulitan menentukan barang apa yang tidak usah dibawa ke rumah yang baru.

Dilansir dari Real Simple, Rabu (7/4/2021), coba terapkan prinsip prioritaskan yang paling sering digunakan, perbaiki yang hanya membutuhkan sedikit perawatan. Kemudian berikan barang yang dirasa bisa bermanfaat bagi orang lain, dan bersihkan semua barang yang tidak perlu yang tersisa.

Berikut daftar barang-barang yang tidak perlu dibawa ketika pindahan rumah.

1. Makanan kedaluwarsa dan menumpuk di lemari es

Ada kemungkinan besar makanan yang disimpan di dapur atau lemari es sudah kedaluwarsa, ini merupakan saat yang tepat untuk membersihkan lemari es, freezer, dan pantry. Mungkin ada beberapa hal yang bisa digunakan kembali, hal tersebut disesuaikan lagi kepada kebutuhan.

Baca Juga: 5 Tips Bersih-Bersih Rumah dengan Mudah dan Efektif

2. Peralatan masak dan perabotan yang tidak akan digunakan lagi

Cobalah untuk mendaur ulang barang-barang yang tidak lagi memiliki nilai pribadi atau fungsional (seperti wadah makanan yang tidak cocok atau peralatan yang rusak), dan pertimbangkan untuk menyumbangkan atau menjual barang-barang baru atau bekas tetapi masih dapat digunakan. Bisa jadi ada orang yang lebih membutuhkan alat-alat tersebut.

3. Produk pembersih dan perawatan pribadi yang sudah lama

Produk yang kita gunakan untuk memelihara diri dan rumah cenderung menumpuk seiring waktu. Singkirkan semua produk yang telah melampaui tanggal kedaluwarsanya, seperti sikat gigi bekas, spons, dan lain-lain yang cenderung menjadi tempat berkembang biaknya kuman. Hal tersebut juga sama dengan produk kecantikan atau skincare yang pasti banyak yang tidak lagi digunakan.

Baca Juga: 7 Cara Dekorasi Ruangan Sesuai Selera

4. Handuk dan keset yang sudah lama dipakai

Menyimpan beberapa handuk cadangan di rumah biasanya dilakukan untuk mempersiapkan tamu-tamu atau keadaan yang tidak terduga, tetapi begitu handuk sampai pada titik kondisi compang-camping, robek, atau tidak lagi menyerap, saatnya untuk tidak dikemas. Hal yang sama berlaku untuk keset kamar mandi yang kotor, atau tidak muat di kamar mandi baru.

5. Kasur dan bantal tua

Jika kasur telah melampaui masa pakainya (rata-rata adalah 7 hingga 10 tahun) atau tidak lagi memberikan manfaat yang dibutuhkan, pertimbangkan untuk mengupgrade untuk rumah baru. Selimut dan bantal mengumpulkan kotoran, tungau, dan jamur, harus lebih sering diganti dalam rentang enam hingga dua tahun.

6. Pakaian dan aksesoris yang tidak pernah dipakai

Ambil kendali lemari dengan mengevaluasi pakaian dan aksesori berdasarkan kondisi, kesesuaian, kepraktisan, dan daya pakai, termasuk seberapa cocok dengan gaya hidup dan estetika zaman sekarang. Mungkin beberapa darinya bisa disumbangkan atau diberikan ke sanak saudara.

7. Furnitur dan dekorasi yang tidak akan cocok di tempat baru

Memindahkan barang yang lebih besar dapat membutuhkan sumber daya tambahan, jadi pasti berat saat memutuskan apa yang akan disimpan. Kami sarankan untuk mengganti perabotan yang usang, tidak nyaman, dan tidak pas, bersama dengan apa pun yang dapat menyebabkan potensi risiko keselamatan (seperti perlengkapan yang rusak), dengan investasi sesuatu yang lebih bagus dan tahan lama.

8. Kebutuhan kantor dan dokumen

Sederhanakan dokumen dan kenang-kenangan dengan menyortirnya ke dalam folder berlabel atau penjilid, dan berikan buku lama dan alat tulis kepada orang lain, menjual atau menyumbangkannya ke toko barang bekas atau sekolah terdekat.

9. Elektronik yang sudah usang

Ini adalah waktu yang ideal untuk memilah-milah laci elektronik atau perkakas. Beberapa perusahaan elektronik menawarkan opsi daur ulang, sedangkan alat yang aman dan berguna dapat diterima di beberapa toko barang bekas setempat.

10. Perlengkapan olahraga lama

Terakhir, Jika dalam waktu dekat ini tidak ada waktu untuk melakukan kembali hobi lama seperti olahraga, pertimbangkan untuk menyumbangkan peralatan ke tim olahraga lokal atau lembaga lain yang mungkin akan lebih membutuhkannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini