BVT Luncurkan Lokasi Intelligence 2.0, Sandiaga Uno Berharap Pelaku Ekonomi Kreatif Semakin Terpetakan

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 08 April 2021 07:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 320 2391184 bvt-luncurkan-lokasi-intelligence-2-0-sandiaga-uno-berharap-pelaku-ekonomi-kreatif-semakin-terpetakan-mJnQuCxagn.jpg Sandiaga Uno (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA - Lokasi Intelligence 2.0 yang diluncurkan Bhumi Varta Technology (BVT) mendapatkan respon positif dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno.

Dirinya berharap aplikasi yang dibangun perusahaan berbasis intelegensi lokasi dan pemetaan itu dapat memetakan para pelaku ekonomi kreatif nasional ke depannya.

 Baca juga: Hampir 44 Tahun Dikelola YHK, Pemerintah Resmi Ambil Alih Pengelolaan TMII

Hal tersebut diungkapkan Sandiaga Uno dalam peluncuran Lokasi Intelligence Version 2.0 di Mercantile Athletic Club, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu (7/4/2021).

Menurutnya, lewat penerapan geospatial intelligence atau kecerdasan lokasi terdapat banyak manfaat, mulai dari jumlah pelaku usaha, beragam produk yang dihasilkan hingga pemasaran produk ekonomi kreatif di suatu daerah.

 Baca juga: Wamenparekraf Yakin Inovasi Digital Dapat Mendukung Pulihnya Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Data tersebut katanya sangat penting dalam pengembangan usaha ekonomi kreatif di masa depan.

"Kami di Kementerian terus mendukung teknologi berbasis kecerdasan lokasi untuk menciptakan keberlanjutan pariwisata, dan saya pikir Lokasi Intelligence 2.0 dapat memperkuat dan mengakselerasi perekonomian di Indonesia," ungkap Sandiaga Uno pada Rabu (7/4/2021). 

Penerapan aplikasi Lokasi Intelligence tersebut, lanjutnya senada dengan konsep era pariwisata baru yang diinisiasinya, yakni inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

Lewat digitalisasi, percepatan pemulihan ekonomi, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional pun diyakininya dapat segera terwujud.

"Dengan begitu, harapan kita untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya dan sebesar-besarnya dapat tercapai," jelasnya.

Hal senada disampaikan Founder dan Investor Bhumi Varta Technology, Martyn Terpilowski.

Martyn menyebutkan, lewat sistem baru serta fitur termutakhir, aplikasi Lokasi Intelligence Version 2.0 kini memberikan user experience (pengalaman pengguna) yang lebih baik.

Terlebih, pihaknyab kini tengah merancang sebuah aplikasi bernama LokasiMaps, sebuah aplikasi berbasis geofencing yang ditujukan untuk membantu pemasaran dan periklanan efektif bagi UMKM.

LokasiMaps tersebut diyakininya akan menjadi aplikasi peta utama bagi masyarakat Indonesia.

"Saya percaya bisnis teknologi bisa membawa kemajuan besar bagi Indonesia dan menjadikannya sebagai kekuatan ekonomi," ungkapnya.

BVT pun ditegaskannya akan mengubah persepsi ekosistem teknologi Indonesia menjadi berkelas dunia.

Selain lewat beragam aplikasi pintar, BVT katanya juga akan meluncurkan BVT Academy yang akan menyediakan pendidikan deep tech dan geographic information system (GIS) hingga ke tingkat ahli.

"Ini adalah visi jangka panjang untuk menjadi pemimpin dalam bidang GIS, pemetaan, dan analisa big data berkelas dunia sesungguhnya," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini