Penyebab UMKM Sulit Tembus Pasar Global

Ferdi Rantung, Jurnalis · Kamis 08 April 2021 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 320 2391545 penyebab-umkm-sulit-tembus-pasar-global-692qIBPbfb.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Produk makanan dan minuman dari usaha mikro kecil menengah (UMKM) Indonesia memiliki potensi yang besar di pasar internasional. Namun sayangnya UMKM terkendala soal sertifikasi produk dari negara tujuan ekspor.

Baca Juga: 3,8 Juta UMKM Sudah Hijrah ke Digital

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Kasan mengatakan, UMKM Indonesia punya potensi cukup besar, yakni masuk dalam posisi 8 eksportir makanan dan minuman di dunia. Namun terhambat oleh masalah sertifikasi.

"Produk pangan kita banyak yang bisa masuk ke pasar global, namun salah satu syaratnya adalah memiliki standarisasi. Pentingnya sertifikasi pangan untuk kebutuhan demand di berbagai negara,” kata Kasan dalam diskusi secara virtual , Kamis (8/4/2021).

Baca Juga: BLT UMKM Rp1,2 Juta Cair, Proses Pengusulannya Cukup 1 Pintu

Dia mengungkapkan, bahwa saat ini produk makanan dan minuman Indonesia telah memiliki pasar tersendiri. Salah satu produk pangan yang banyak diimpor yaitu sarang burung walet ke China.

“Potensi di China masih jauh lebih besar dari yang kita miliki saat ini. Namun ada masalah terkait dengan akses pasar sarang burung walet ke China. Salah satu sertifikasi dari produk yang diakui,” terangnya

Untuk itu, Ia menambahkan, agar dapat meningkatkan impor para pelaku UMKM harus bisa memenuhi standar sertifikasi. Dalam hal ini kemendag akan membantu UMKM.

“Kami akan berperan membantu pelaku UMKM untuk memastikan produk pangan memiliki sertifikat yang diharapkan, baik itu sertifikat ISO 22000, hak merek dan cipta halal, dan sertifikat organic,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini