Transportasi di Wilayah Ini Tetap Beroperasi saat Mudik Lebaran, Cek Daftarnya

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 09 April 2021 08:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 320 2391781 transportasi-di-wilayah-ini-tetap-beroperasi-saat-mudik-lebaran-cek-daftarnya-hNtRQ5wxn3.jpg Mudik Lebaran (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melarang pergerakan seluruh moda transportasi selama periode 6 hingga 17 Mei 2021. Namun ada beberapa pengecualian yang diperbolehkan untuk melakukan pergerakan transportasi salah satunya adalah perjalanan perkotaan yang saling berhubungan atau tepatnya di wilayah aglomerasi.

Hanya ada dua moda transportasi yang termasuk dalam wilayah aglomerasi. Kedua pengecualian tersebut yakni untuk moda transportasi darat dan kereta api.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, untuk transportasi darat ada 8 wilayah yang masuk dalam pengecualian aglomerasi. Pertama adalah wilayah aglomerasi Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo.

Baca Juga: Mudik Lebaran Dilarang, Seluruh Moda Transportasi Stop Operasi 6-17 Mei 

Kemudian adalah wilayah aglomerasi Jabodetabek dan Bandung Raya. Selanjutnya adalah wilayah aglomerasi Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Purwodadi.

Lalu ada wilayah aglomerasi Yogyakarta Raya, Solo Raya, hingga Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, dan Sidoarjo. Dan terakhir adalah wilayah aglomerasi Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan juga Maros.

"Menyangkut masalah wilayah aglomerasi atau lingkungan perkotaan, jadi untuk kawasan perkotaan ada beberapa daerah yang sudah kami skip di dalam Permenhub tadi, yang masih boleh melanjutkan atau melakukan kegiatan pergerakan," ujarnya dalam acara konferensi pers virtual, Kamis (8/4/2021).

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Danto Restyawan mengatakan, untuk pengecualian wilayah aglomerasi perkeretapian hanya berlaku pada wilayah aglomerasi Jabodetabek, Rangkas, Bandung Raya, dan kawasan aglomerasi Surabaya. Namun tetap, pengecualian operasional tersebut diikuti dengan beberapa kebijakan pembatasan.

"Kalau untuk angkutan perkotaan tetap berjalan tapi akan pembatalan frekuensi dan pembatasan jam operasional," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini