Wapres: Banyak Aset Wakaf Properti di RI Belum Dikembangkan Secara Maksimal

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 09 April 2021 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 320 2391900 wapres-banyak-aset-wakaf-properti-di-ri-belum-dikembangkan-secara-maksimal-3dsUu1vhbh.jpg Wapres Maruf Amin (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melakukan kerjasama dengan Islamic Development Bank (IsDB) untuk melakukan investasi di Awqaf Properties Investment Fund (APIF). Kerjasama ini sebagai langkah dan bagian dari pengelolaan dana haji.

Baca Juga: Dana Kelola Haji Rp140 Triliun, Wapres Sarankan Investasi ke Wakaf hingga SBN

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, dengan kerjasama tersebut diharapkan bisa memperluas kegiatan investasinya di Indonesia. Mengingat, cukup banyak aset wakaf yang berbentuk properti di Indonesia yang belum dikembangkan.

Baca Juga: Ustadz Zacky Mirza Wakafkan 1.000 Alquran untuk Rina Gunawan

“Sebagai bagian dari IsDB, saya mengharapkan IsDB mendorong APIF untuk dapat memperluas kegiatan investasinya di Indonesia. Banyak sekali aset wakaf berbentuk properti di Indonesia yang belum dikembangkan secara maksimal,” ujarnya dalam acara Global Investment Forum, Jumat (9/4/2021).

Menurut Wapres, ini bisa menjadi peluang besar bagi APIF untuk berinvestasi di Indonesia. Apalagi potensi dana wakaf di Indonesia cukup besar.

“Dengan potensi dana wakaf yang besar, menjadikan peluang besar bagi APIF untuk berinvestasi di Indonesia,” jelasnya.

Di sisi lain, Wapres juga berharap agar IsDB mendorong The Islamic Research and Training Institute (IRTI), sebagai lembaga riset dan pelatihan kelas dunia di bidang ekonomi dan perbankan Islam untuk dapat ikut membantu Indonesia. Khususnya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang saat ini sedang gencar dilakukan.

“Termasuk pengembangan dana sosial syariah seperti wakaf dan zakat,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini