Nabi Muhammad SAW Pedagang Sukses, Ini 8 Karakter yang Patut Ditiru

Rani Hardjanti, Jurnalis · Jum'at 09 April 2021 08:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 455 2391785 nabi-muhammad-saw-pedagang-sukses-ini-8-karakter-yang-patut-ditiru-OSnnNc2C6C.jpg Nabi Muhammad SAW Pedagang Sukses (Foto: Ilustrasi/Sindonews)

JAKARTA - Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai pedagang dengan sifat yang terpuji. Salah satu sifat Rasulullah SAW yang membuat pembeli percaya adalah kejujurannya dalam berbisnis.

Berikut ini adalah contoh sifat jujur dalam berbisnis seperti dicontohkan Rasulullah SAW, dikutip dari buku Pemasaran Syariah: Teori & Aplikasi karya Nurul Huda, Khamim Hudori, Rizal Fahlevi, Badrussa'diyah, Dea Mazaya, Dian Sugiarti, seperti dikutip Jumat (9/4/2021).

Baca Juga: Daftar Koleksi Museum Topkapi, Barang Peninggalan Nabi Muhammad hingga Alquran Pertama

1. Rasulullah SAW merupakan seorang pedagang yang jujur dan adil dalam membuat perjanjian bisnis dan tidak pernah membuat para pelanggannya mengeluh atau komplain.

2. Beliau selalu menepati janjinya dan dalam menyerahkan atau mengirimkan barang pesanannya selalu tepat waktu dan tetap mengutamakan kualitas barang yang telah dipesan dan disepekati sebelumnya.

3. Dalam berbisnis, Rasulullah selalu menunjukan rasa penuh tanggung jawab dan memiliki integritas yang tinggi di mata siapapun. Reputasinya sebagai pedagang jujur dan adil telah dikenal luas.

4. Kejujuran dijadikan sebagai etika dasar dalam melakukan transaksi bisnis.

5. Kejujuran Rasulullah SAW dalam bertransaksi ditunjukan dengan cara menyampaikan kondisi riil barang dagangannya.

6. Beliau pernah melarang para pedagang untuk meletakan barang busuk atau jelek di dalam dagangannya. Beliau selalu memberikan barang sesuai dengan adanya dan terbaik bagi konsumennya.

7. Tidak ada tawar menawar dan pertengkaran antara Rasulullah SAW dan para pelanggannya sebagai sering terjadi pada waktu itu di pasar-pasar.

8. Segala permasalahan antara Rasulullah SAW dengan para pembeli atau penjual selalu diselesaikan dengan damai dan adil tanpa ada kekhawatiran akan terjadi unsur penipuan di kedua belah pihak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini