Kemenkeu: Tahun Ini APBN Masih Menantang

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 12 April 2021 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 320 2393466 kemenkeu-tahun-ini-apbn-masih-menantang-sYmBIjYwpG.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan menyebut kondisi ekonomi pada 2021 ini masih sangat menantang. Mengingat pada tahun ini masih dalam masa pandemi covid-19.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan, kondisi menantang ini dikarenakan pendapatan pemerintah masih belum kembali normal. Pasalnya, beberapa perusahaan maupun perorangan masih terkena dampak dari pandemi covid-19.

Baca Juga: Ekonom Sebut Pemulihan Ekonomi Berbentuk K, Maksudnya Apa?

“Tahun 2021 APBN kita masih dalam kondisi yang sangat menantang di mana dari sisi pendapatan penerimaan diperkirakan belum kembali normal,” ujarnya dalam acara penandatanganan proyek KPBU Jalintim Riau, Senin (12/4/2021).

Baca Juga: Vaksinasi Indonesia Masuk 4 Besar Dunia, Menko Airlangga: Percepat Pemulihan Ekonomi

Meskipun begitu, pemerintah tetap berusaha untuk memenuhi kebutuhan anggaran pemerintah. Seperti misalnya untuk memberikan stimulus kepada perekonomian dan belanja infrastruktur.

“Namun kota tahu juga APBN tetap mengupayakan pemenuhan kebutuhan belanja sebagai bagian memberikan stimulus kepada perekonomian termasuk infrastruktur,” jelas Luky.

Luky menambahkan, pihaknya akan tetap menerapkan kebijakan fiskal yang ekspansif dan konsolidatif. Pada tahun ini pemerintah menargetkan angka defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah di kisaran 5,7% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Meskipun target defisit APBN ini lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang realisasinya 6,09% dari PDB, namun harus tetap hati-hati. Mengingat pada 2023 APBN akan kembali menerapkan defisit APBN 3% dari PDB.

“Karena itu poinnya di sini adalah kita pemerintah kreatif inovatif mencari sumber-sumber pembiayaan pembangunan yang aman, hati-hati dan berkelanjutan,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini