Realisasi Belanja Kementerian PUPR Rp24,2 Triliun Kuartal I-2021

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 12 April 2021 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 320 2393470 realisasi-belanja-kementerian-pupr-rp24-2-triliun-kuartal-i-2021-At2crDCMDD.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan memberikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atas realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sudah dibelanjakan. Mengingat, realisasi ini mengalami kenaikan di bandingkan tahun lalu.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan, pada kuartal I-2021, realisasi penyerapan anggaran Kementerian PUPR mencapai Rp24,2 triliun. Angka ini setara 16,2% dari target tahun ini.

Baca Juga: Vaksinasi Indonesia Masuk 4 Besar Dunia, Menko Airlangga: Percepat Pemulihan Ekonomi

“Kami sangat mengapresiasi kinerja penyerapan belanja modal dari Kementerian PUPR yang sampai dengan Maret 2021 telah berhasil 24,2 triliun atau 16,2% dari target secara keseluruhan,” ujarnya dalam acara penandatanganan proyek KPBU Jalintim Riau, Senin (12/4/2021).

Sementara itu, pada tahun lalu penyerapan anggaran Kementerian PUPR hanya sebesar Rp9,6 triliun saja hingga kuartal I-2021. Angka tersebut setara dengan 12.7% dari target yang ditetapkan.

Baca Juga: Ekonom Sebut Pemulihan Ekonomi Berbentuk K, Maksudnya Apa?

“Ini harus dicatat karena dibandingkan dengan tahun lalu, yang saat ini 2021 penyerapan pupr itu hanya mencapai 9,6 triliun atau 12,7%,” jelasnya.

Menurut Luky, realisasi anggaran ini sangat penting karena bisa mendongkrak perekonomian negara di tengah pandemi covid-19. Tak hanya itu, realisasi anggaran ini juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan lewat pembangunan infrastruktur.

Menunjuk pada pentingnya kegiatan konstruksi pada masa recovery ekonomi seperti saat ini. Selain konstruksi KPBU yang tidak memerlukan belanja APBN.

Sebagaimana diketahui, proyek jalan baik tol maupun non tol merupakan salah satu proyek infrastruktur yang banyak memberikan manfaat ekonomi khususnya membuka lapangan kerja.

Manfaat ekonomi dalam jangka menengah panjang penggunaan jalan akan berpengaruh pada perkembangan wilayah dan peningkatan ekonomi serta peningkatan mobilitas dan aksebilitas masyarakat dan juga barang atau logistik.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras Kementerian PUPR atas kinerja belanja modal yang secara kongkrit dan ril akan menggerakkan perekonomian menciptakan lapangan pekerjaan. Selamat kepada pak Menteri dan seluruh jajaran. Dan Insyaf Allah bisa diteruskan terus,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini