Bersama Luhut, Ridwan Kamil Tinjau Pembangunan KA Cepat Bandung-Jakarta dengan Progres 70%

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 12 April 2021 22:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 320 2393563 bersama-luhut-ridwan-kamil-tinjau-pembangunan-ka-cepat-bandung-jakarta-dengan-progres-70-jqagmLwwU2.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Cek Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Foto: Istimewa)

KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan progres pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sudah mencapai 70 persen. Kereta cepat pertama di Indonesia dengan panjang rel 142 kilometer itu harus sudah beroperasi pada 2022.

"Progres sudah 70 persen. Arahan Presiden, di semester dua tahun 2022 kereta harus sudah bisa dipakai dari Jakarta ke Bandung," katanya ditemui usai Musrenbang Jabar 2021, di Bandung, Senin (12/4/2021).

Sebelum acara Musrenbang, Gubernur bersama Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pengerjaan proyek KCJB di Stasiun Padalarang dan Depo KCJB di Tegalluar. Hadir juga dari Kementerian BUMN diwakili Wakil Menteri Kartika Wiroatmodjo.

Baca Juga: Menko Luhut Cek Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Gubernur menuturkan pada 26 November 2020 lalu telah diputuskan bahwa Padalarang dipilih menjadi stasiun konektivitas KCJB menuju Stasiun Bandung di Kebon Kawung.

Ridwan Kamil memberikan masukan yaitu di jalur kereta dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung perlu dibangun empat hingga lima flyover.

Menurut Gubernur, sebelum ada pembangunan KCJB, kawasan Padalarang menjadi langganan macet karena terdapat perlintasan sebidang."Aspirasi saya cuma satu. Sekarang saja tanpa ada kereta cepat jalur Padalarang-Bandung itu bikin macet karena ada perlintasan sebidang. Maka perlu flyover," harapnya.

Masukan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah pusat dan merencanakan akan membangun lima titik flyover ditambah underpass di sekitar jalur kereta Padalarang sampai Kebon Kawung. "Mereka komit ada lima titik akan dibangun flyover dan underpass sepanjang jalur kereta Padalarang sampai Kebon Kawung," ucap Kang Emil.

Dengan adanya lima flyover tersebut diharapkan aktivitas KA cepat di stasiun tidak akan mengganggu lalu lintas di jalan raya. "Sehingga nanti ada perlintasan tambahan untuk kereta cepat frekuensinya bisa per 15 menit itu tidak akan mengganggu lalu lintas di jalan raya," ujar Kang Emil.

Dari pantauan, pembangunan proyek KCJB di Stasiun Padalarang saat ini sedang dibangun stasiun tambahan untuk konektivitas ke Kota Bandung, di mana rencana sebelumnya yaitu di Tegalluar.

Adapun, Stasiun eksisting Padalarang juga tengah direnovasi. Kemudian di Depo Tegalluar, rel kereta terlihat sudah mulai dipasang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini